Berita

Pesan Berantai Razia Gerakan Disiplin Siswa Di Kota Sorong Hoax

×

Pesan Berantai Razia Gerakan Disiplin Siswa Di Kota Sorong Hoax

Sebarkan artikel ini
Juru bicara gugus tugas Covid-19 kota Sorong, Rudy Laku. (Foto:Mega/TN)

TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Warga kota Sorong dibuat panik setelah beredar pesan berantai yang menginformasikan bahwa mulai Jumat (4/3/2020) akan ada razia Gerakan Disiplin Siswa (GDS).

1733
Mana Calon Gubernur Papua Barat Daya Pilihan Anda yang Layak?

 www.teropongnews.com sebagai media independen meminta Anda untuk klik siapa calon yang digadang-gadang oleh Anda untuk dipilih dan layak jadi calon Gubernur Papua Barat Daya Periode 2024-2029,  kemudian klik Vote pada bagian paling bawah ini.

Dalam pesan itu, anak yang berkeliaran di luar rumah atau berkerumun di tempat keramaian dan terjaring razia akan diangkut untuk dikarantina.

Info hoax razia keliling dengan membawa mobil GDS. (Foto:Ist/TN)

Berikut isi pesan berantai yang beredar melalui pesan singkat WhatsApp.

Assalamualaikum wr wb.
Bp ibu mohon untuk memberitahukan kepada putra putrinya mulai besok pagi dilarang berkeliaran diluar rumah atau berkerumun ditempat2 keramaian karena bapak Walikota bersama satpol PP dan Satgas Covid 19 akan Razia keliling dg membawa mobil GDS/ Gerakan Disiplin Siswa. bagi yg terjaring akan diangkut di mobil untuk dikarantina , wali murid dan gurunya akan dipanggil juga, Razia masker bagi yg tidak memakai masker disuruh menyemprot lingkungan radius 1000 meter . Mohon untuk di Share di grup kelas dan masyarakat umum hari ini juga.  Terima kasih. Wassalamu’alaikum wr.wb

Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 kota Sorong, Rudy Laku menyampaikan bahwa informasi tersebut adalah hoaks atau tidak benar.

“Informasi razia guru dan anak sekolah itu sangat tidak benar atau hoaks. Razia seperti  itu nanti akan dibahas dalam rapat evaluasi bersama Walikota Sorong bersama Forkopimda, dan juga Satgas Covid-19 kota Sorong.  Dari hasil rapat itu nantinya akan diiputuskan sanksi apa yang akan diberikan kepada orang yang melanggar protokol kesehatan di kota ini, “jelas Rudy, Jumat(4/3) 2020) di Posko Satgas Covid-19 kota Sorong.

Rudy mengimbau agar masyarakat hanya mempercayai berita yang disampaikan oleh Satgas Covid-19 kota Sorong. Rudy juga mengajak masyarakat untuk tidak menyebarluaskan kembali pesan semacam itu, karena dikhawatirkan menimbulkan keresahan.

“Kami harap masyarakat hanya mempercayai berita yang disampaikan Satgas Covid-19 kota Sorong. Berita-berita diluar itu jangan di percaya, karena itu hoax. Biar bapak ibu tidak salah memahami keadaan dan tidak salah mengambil langkah-langkah yang sebenarnya tidak perlu dilakukan, “pungkas Rudy.