516 total views (dibaca)

Waisai, TN- Tim Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Raja Ampat menggelar rapat kordinasi setelah dibentuk berdasarkan surat keputusan bupati raja ampat nomor 5 tahun 2020. Kegiatan tersebut, berlangsung di Korpak Villa, Kamis (12/3).

Kepala kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Papua Barat, Arius Yambe, mengakui masalah yang paling krusial di wilayah Papua Barat adalah pelepasan kawasan hutan.

“Di Papua Barat ini, yang paling krusial adalah dari pelepasan kawasan hutan, karena ada banyak yang saya lihat itu secara kasuistik, tapi secara nyata, realita ada kampung, tapi dalam keputusan Menteri KLHK itu masuk dalam kawasan,” ujar Arius dalam sambutannya.

Diakuinya masih banyak problem yang harus dibenahi dalam menangani agraria, masih ada ketimpangan, ada jurang pemisah antar masyarakat dan hilangnya kepemilikan. Dengan reforma agraria maka dapat menjamin hak-hak masyarakat termasuk kekayaan alamnya.

“Reforma agrarian ini satu hal yang baik sekali, ada penataan aset dan selanjutnya kita dorong akses dalam bentuk beri pelajaran kepada masyarakat bagaimana dia punya aset tanah itu bisa memberikan kesejahteraan. Maka peran kita pemerintah daerah adalah setelah asset itu berjalan kita memantau melihat bagaimana perubahan yg terjadi ketika asset itu kita sertifikatkan. Ada usaha atau potensi yang digalakan oleh masyarakat,” jelas Arius.

Sementara itu, Asisten Tata Pemerintahan, Muhidin Umalelen, mewakili bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, menegaskan dalam pembangunan daerah, konflik pertanahan menjadi salah satu faktor yang menghambat proses pembangunan.

“Semua orang butuh tanah/lahan untuk berbagai keperluan. Dan karena itu rentan sekali terjadi konflik,” tegas Umalelen.

Menurutnya, konflik tanah memiliki dapak yang luas baik social, ekonomi, maupun politik. Maka dengan adanya reforma agraria yang digaungkan oleh pemerintah ini diharapkan bisa mengatasi persoalan mendasar di bidang agraria.

Reforma agraria merupakan program prioritas yang wajib dilaksanakan, dalam rangka penyelenggaraan reforma agraria, pemerintah membentuk tim reforma agraria.

Di Raja Ampat juga telah terbentuk tim gugus tugas reforma agraria kabupaten Raja Ampat. Gugus ini dibentuk dalam rangka meningkatkan kepastian hukum hak atas tanah, meningkatkan ketersediaan tanah bagi kepentingan umum, meningkatkan pelayanan pertanahan, dan untuk memperbaiki porsi kepemilikan, penguasan, penggunaan, serta pemanfaatan tanah.(humas R4)

Berita lain untuk anda

Jelang Kedatangan Presiden Jokowi Ke Sorong, Jalan Rusak Disulap Jadi Mulus

 460 total views (dibaca)  460 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Beberapa titik jalan yang ada di…

Ini Harapan ASMATA Kepada Bupati Keerom Yang Baru

 459 total views (dibaca)  459 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, JAYAPURA – Ketua Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Mahasiswa…

Pemprov Kaltara Akan Jadikan Situs Perang Dunia II Ini Sebagai Destinasi Wisata

 415 total views (dibaca)  415 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, TANJUNG SELOR – Jejak Perang Dunia ke II…

Ekspor Sulsel Tembus Rp 16,19 Triliun

 447 total views (dibaca)  447 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terus…

Setia Terhadap AHY, DPD dan DPC Demokrat Papua Barat Siap Lawan KLB Ilegal

 470 total views (dibaca)  470 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, RAJA AMPAT- Ketua DPD partai Demokrat provinsi Papua…

Wali Kota Bagi Sembako Gratis di Punggaloba

 455 total views (dibaca)  455 total views (dibaca) Kendari, TN – Wali Kota Kendari H. Sulkarnain K…

Proyek Milik BPJN di SBT Tanpa Dilengkapi Dokumen AMDAL

 505 total views (dibaca)  505 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Proyek milik Balai Pelaksana Jalan dan…

BPK Bakal Audit Temuan DPRD Saat Pengawasan

 476 total views (dibaca)  476 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI bakal…

Karantina Pertanian Merauke Musnahkan 2.707 DOC

 461 total views (dibaca)  461 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Karantina Pertanian Merauke melakukan tindakan karantina…

Sekda Merauke Sidak OPD, Kebersihan Lingkungan Kerja Disoroti

 496 total views (dibaca)  496 total views (dibaca) TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di…