Rapat keluarga besar Suku Wamesa Kabupaten Teluk Bintuni, melakukan musyawarah keluarga terkait kebijakan melaut di wilayah perairan hak ulayat Pulau Modan dan sekitarnya, Rabu (18/11/2020). (Foto:Tantowi/TN)

 2,755 kali dilihat

TEROPONGNEWS.COM, BINTUNI – Keluarga besar Suku Wamesa yang menjadi pemilik hak ulayat di pulau Modan, Karaka , Pita Boni, Nusuamar, Yawaru dan Taroi, Kabupaten Teluk Bintuni, mempersilakan para nelayan untuk kembali melaut di wilayah perairan tersebut, seperti biasanya.

Penegasan ini disampaikan keluarga besar Suku Wamesa marga Fimbay, Manibuy, Kemon, Maboro, Masumba dan Idoorway, sebagai hasil dari musyawarah keluarga besar Wamesa yang dilakukan pada Rabu (18/11/2020).

Rasyid Fimbay, yang ditunjuk sebagai juru bicara keluarga besar Suku Wamesa itu menjelaskan, pernyataan keluarga itu sekaligus untuk mengklarifikasi surat yang beredar sebelumnya, yang dikeluarkan oknum keluarga pemilik hak ulayat pulau Modan, di tengah momentum politik pilkada Kabupaten Teluk Bintuni.

“Isu laut dan nelayan ini selalu bergulir ketika ada momentum politik. Jangan urusan perut masyarakat kecil nelayan, dipolitisir demi urusan perut dan kekuasaan sekelompok politisi. Ini yang tidak baik,” kata Rasyid Fimbay.

Keluarga besar Suku Wamesa menyesalkan adanya surat edaran yang mengandung intimidasi, terhadap para nelayan yang tidak masuk dalam barisan kelompok salah satu kandidat Bupati dan Wakil Bupati Bintuni.

“Kami menyesalkan adanya surat edaran yang telah dikeluarkan oleh beberapa oknum keluarga pemilik hak ulayat yang telah melakukan pelarangan kegiatan nelayan di Bintuni. Karena surat tersebut dikeluarkan tanpa adanya rapat bersama yang melibatkan semua keluarga yang mempunyai hak ulayat yang meliputi keluarga besar Fimbay, Manibuy, Kemon, Maboro, Masumbauw dan ldoorway,” urai Rasyid.

Ditegaskan Rasyid Fimbay, surat edaran berisi larangan melaut itu, tidak dapat mewakili kepentingan semua keluarga dan hanya untuk kepentingan keluarga dan kelompok tertentu.

Dalam surat klarifikasi yang ditandatangani seluruh wakil marga suku Wamesa yang hadir dalam musyawarah itu bersepakat untuk memperbolehkan nelayan bekerja atau mencari hasil laut seperti biasanya, dengan ketentuan bahwa nelayan memperhatikan hak-hak ulayat masyarakat pemilikk hak ulayat dengan baik sesuai kesepakatan yang telah dilakukan selama ini, sambil menunggu kesepakatan bersama yang akan di bicarakan dalam musyawarah adat Suku Wamesa.

“Kami menghimbau kepada semua pihak, agar tidak mengeluarkan edaran atau keputusan-keputusan secara sepihak tanpa melalui proses musyawarah yang dilakukan bersama semua komponen keluarga pemilik hak ulayat. Hal ini bertujuan agar kepentingan semua keluarga dapat terakomodir dengan baik,” ujar Rasyid Fimbay. **

Berita lain untuk anda

DPRD MBD Harap Teropongnews.com Terus Tampilkan Berita Sesuai Data dan Fakta

 2,544 kali dilihat 2,544 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Media Online…

Pandemi Covid-19 Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Kendari

 2,430 kali dilihat 2,430 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, KENDARI – Sekretaris Daerah Kota Kendari, Hj. Nahwa Umar…

Di Sulsel, Ada Sekitar 500 Area Blank Spot

 2,573 kali dilihat 2,573 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, MAKASSAR – Dinas Komunikasi Informatika, Stastik dan Persandian Provinsi…

Silahturahmi, Dirlantas Kunjungi PT Jasa Raharja dan Berbagi Kasih

 2,435 kali dilihat 2,435 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM,MANOKWARI– Dalam rangka membangun silahturami antar instansi, Direktur Lalu Lintas…

Lakukan Reses, H Sulaeman Jaring Aspirasi Warga

 2,514 kali dilihat 2,514 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Hari kedua, Senin (19/10/2020) agenda kunjungan kerja…

Gelar Syukuran Awal Tahun, Wattimena: Untuk Mempererat Tali Persaudaraan

 835 kali dilihat 835 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, di awal tahun…

Ini Sejumlah Produk Edukasi Pencegahan Covid-19 Ala Mahasiswa KKN Daring UKIM

 2,720 kali dilihat 2,720 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Kompetensi mahasiswa tidak hanya dibentuk melalui kegiatan…

Diduga Selingkuh Dengan Istri Orang, Oknum Pimpinan Bank Dipolisikan

 2,534 kali dilihat 2,534 kali dilihat TEROPONGNEWS. COM, SORONG – Salah satu pimpinan bank Swasta di…

Gubernur Sulsel: Saya Akan Kerja Maksimal Hingga Akhir Masa Jabatan

 2,502 kali dilihat 2,502 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah menegaskan,…

Kasus Positif COVID-19 Di Kota Sorong Terus Meningkat

 2,468 kali dilihat 2,468 kali dilihat TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Sorong…