Sejumlah perwakilan keluarga dari pasien Covid-19 mengadu ke Posko pengaduan penanganan Covid-19 DPW PKB Papua Barat. Foto mega/ TN.

Sorong, TN- Sejumlah perwakilan keluarga dari pasien Covid-19 mengadu ke Posko pengaduan penanganan Covid-19 DPW PKB Papua Barat, Sabtu (6/6).

Pengaduan tersebut terkait pelayanan yang ada di lokasi karantina pasien Covid-19 di Diklat kampung Salak. Dimana menurut mereka penanganan yang dilakukan oleh tim gugus tugas Covid-19 kota Sorong, dinilainya kurang memadai dan tidak memberikan rasa nyaman kepada pasien Covid-19 yang dikarantina didalamnya.

“Hari ini ada kepala suku Bima dan perwakilan kerukunan keluarga Sulawaesi Tenggara (KKST). Banyak sekali keluhan yang disampaikan kepada kami di posko pengaduan ini, yang pada prinsipnya setelah pengaduan ini kami terima maka langkah selanjutnya kami akan melakukan koordinasi dengan tim gugus tugas Covid-19 kota Sorong, supaya kami coba sinkronkan apa yang menjadi benturan di masyarakat kita dengan apa yang dilakukan oleh gugus tugas cocok atau tidak,”ujar ketua DPC PKB, Abdullah Gazam.

Abdullah Gazam juga memberikan apresiasi kepada warga atau keluarga pasien Covid-19, yang telah mengadukan penanganan tim gugus tugas Covid-19 kota Sorong.

“Ada hal- hal yang bersifat prinsip yang dikehendaki oleh masyarakat, karena yang mengadukan ini kan mereka yang punya tanggung jawab moril karena kapasitasnya sebagai kepala suku, dan karena ada masyarakat mereka yang dikarantina dengan segala persoalan persoalan didalamnya. Sebab hari ini mereka mau melakukan aksi, tetapi mereka menahan diri dan mengadukannya kepada kami,”tutur Gazam.

Politisi muda partai Kebangkitan Bangsa ini menambahkan, apabila keluhan – keluhan yang disampaikan tidak bisa direalisasikan sesuai dengan yang diinginkan oleh masyarakat, maka pihaknya akan mengambil langkah taktis lainnya.

“Tetapi sebelumnya ada itikad baik, agar kita bisa menyamakan persepsi dan pandangan untuk bagaimana bisa dicari solusi terbaik demi kebaikan kita semua,”pungkas Gazam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita lain untuk anda