Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru. Foto ist.

Jayapura, TN – Pasar Hamadi dan sejumlah wilayah di Kota Jayapura bakal di tutup oleh pemerintah Kota Jayapura. Rencana ini, menyusul adanya temuan kasus positif Covid-19 dengan jumlah siginifikan.

Ketua Gugus Tugas C-19 Kota Jayapura, Rustan Saru mengatakan, penutupan pasar Hamadi ini, direncanakan berlaku mulai 11-25 Mei 2020. Penutupan ini menyusul adanya temuan 10 orang penjual ikan yang terkonfirmasi positif berdasarkan hasil swab.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“ Hari ini kita rapat evaluasi dan rencananya Senin depan akan dilakukan penutupan pasar Hamadi, “ kata Rustan Saru, Jumat (8/5/2020).

Rustan menyebut, masih berkaitan dengan 10 kasus positif itu, pemerintah juga akan melakukan rapid test di Pasar Ikan Hamadi. Dan apabila hasil yang diperoleh sebagian besar reaktif, maka Pemerintah akan mengambil langkah untuk menutup pasar ikan, dan focus pada pemeriksaan sekaligus melakukan pendataan warga yang melakukan interaksi, untuk selanjutnya di tes kembali dan pendataan bantuan sosial.

Rustan menyebut, pemerintah saat ini tengah menyiapkan satu lokasi khusus yang akan menampung semua orang yang masuk dalam kategori ODP, PDP dan OTG. “Mereka ini akan kami fokuskan dalam satu tempat, sehingga memudahkan pemerintah untuk melakukan control dan pengawasan,” kata Rustan Saru

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Selain itu, lanjut Rustan, Pemkot Jayapura juga akan melakukan penutupan di sejumlah wilayah yang merupakan lokasi pemukiman orang-orang yang positif yakni di Hamadi Rawa 1 tembus argapura, belakang Hamadi Pronton termasuk kompleks SMA 4 Entrop.

“Rencananya penutupan akan dilakukan selama 2 pekan untuk lokasi-lokasi tersebut,” kata Rustan.

Rustan berharap, masyarakat di Kota Jayapura khususnya masyarakat pemukim di wilayah-wilayah yang telah disebutkan diatas, dapat bekerjasama dengan pemerintah.

“Kami harap masyarakat dapat memahami dan mengetahui, agar jangan kaget, jika ada tindakan penutupan pasar Hamadi dan penutupan wilayah di Hamadi Rawa 1 dan Pronton. Ini langkah konkrit dari pemerintah, karena wilayah ini sudah masuk zona merah, sehingga harus dilakukan pembersihan, jika tidak persoalan ini tidak akan tuntas, sehingga kami minta kerjasama masyarakat,” kata Rustan.

Berita lain untuk anda

Baru saja Ditangkap, Terduga Pelaku Pembunuhan Di Doom Meninggal Dunia, Diduga Dianiaya

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – GR (21) terduga pelaku pembunuhan seorang Ibu Rumah Tangga…

Warga Pulau Doom Geger, IRT Ditemukan Tewas Di Rumahnya

TEROPONGNEWS. COM, SORONG – Warga pulau Doom, Distrik Sorong Kepulauan, kota Sorong…

2 Pemotor Terlibat Kecelakaan Maut Di KM. 12 Masuk, Satu Orang Tewas Seketika

TEROPONGNEWS. COM, SORONG – Seorang pengendara sepeda motor berinisial FT (60), tewas…