BeritaPendidikan

Penerimaan Siswa Didik Baru di Papua Barat Daya Dipastikan Bersih dan Transparan

×

Penerimaan Siswa Didik Baru di Papua Barat Daya Dipastikan Bersih dan Transparan

Sebarkan artikel ini
Penandatanganan komitmen pemerintah daerah dalam pelaksanaan PPDB yang transparan dan akuntabel di Papua Barat Daya. (Foto:Mega/TN).

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Dalam rangka memastikan penyelenggaraan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024 yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik maladministrasi, diwujudkan dengan penandatanganan komitmen, Selasa (28/5/2024) di Vega Hotel Sorong.

Penandatanganan komitmen yang bertujuan mewujudkan proses PPDB yang adil, dan setara bagi semua calon peserta didik baru itu melibatkan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), Dinas Pendidikan, TNI-Polri, Kejaksaan, persatuan Wartawan Indonesia, pimpinan sekolah baik negeri maupun yayasan.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat Daya, George Yarangga mengatakan bahwa komitmen ini merupakan satu langkah yang baik, terutama dalam pendaftaran atau penerimaan siswa baru.

“Kami juga berharap komitmen ini terbentuk kelembagaan yang kuat,”ujarnya.

Yarangga menyebutkan, penandatanganan komitmen dinilai dapat menyelesaikan permasalahan masyarakat secara efisien dan efektif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku .

“Diharapkan komitmen bersama ini dapat menjaga kepercayaan masyarakat terhadap profesionalisme dan integritas penyelenggaraan PPDB khususnya di Papua Barat Daya,”harapnya.

Kasubbag Umum BPMP Papua Barat Yustus Awoitauw mengatakan bahwa selaku unit pelaksana teknis kementerian pendidikan di daerah, BPMP selalu siap untuk mengadvokasi kebijakan-kebijakan kementerian di pusat untuk di daerah.

“Penandatanganan komitmen ini penting karena kita bisa cegah praktek-praktek ketidakadilan, ketidak transparan pada proses PPDB berlangsung. Oleh sebab itu kita perlu duduk bersama untuk berkomitmen supaya proses penerimaan itu berjalan transparan dan akuntabel,”jelasnya.

Ia optimistis, dengan adanya komitmen itu tidak akan ada praktik pungutan liar atau jual beli kursi. Kendati demikian ia meminta masyarakat untuk melaporkan bila menemukan adanya kecurangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *