BeritaKriminalitas

IMM Minta Kasus Mahasiswa Unamin Sorong Ditemukan Sudah Tak Bernyawa Diusut Tuntas

×

IMM Minta Kasus Mahasiswa Unamin Sorong Ditemukan Sudah Tak Bernyawa Diusut Tuntas

Sebarkan artikel ini
Jenro P. Sijabat, Dosen UNAMIN dan Sekaligus Ketua Umum DPD IMM PBD
Jenro P. Sijabat, Dosen UNAMIN dan Sekaligus Ketua Umum DPD IMM PBD

Kita semua harus bersabar dan memberi kesempatan aparat kepolisian untuk bekerja, tidak buat opini dan kesimpulan sendiri

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Hingga detik ini, pihak Polresta Sorong Kota belum mengeluarkan rilis soal ditemukannya seorang pemuda bernama Feriyanto Siymi sudah tak bernyawa sekitar pukul 05.30 WIT, Sabtu (4/5/2024) di Malanu.

Dimana beredar dugaan korban sebelum kehilangan nyawa menjadi korban pencurian dengan kekerasan. Namun hingga saat ini, belum juga kunjung ada keterangan resmi dari aparat kepolisian. Hal ini tentu membuat isu berkembang semakin liar, dan setiap orang membuat spekulasi sendiri – sendiri.

Ketua DPD IMM Papua Barat Daya, Jenro P. Sijabat menuturkan. Atas nama organisasi pihaknya turut berduka atas meninggal nya Alm Feriyanto Siymi, semoga keluarga yang di tinggal diberikan kesabaran.

“Sampai saat ini, kami masih menunggu, keterangan resmi dari pihak Polresta Sorong Kota. Kami himbau masyarakat untuk tidak membuat opini sendiri – sendiri yang tidak bertanggung jawab. Kita semua harus bersabar dan memberi kesempatan aparat kepolisian untuk bekerja. Kita tidak boleh beropini atau membuat kesimpulan sendiri, sebab ini menyangkut nyawa, keluarga dan daerah, ” kata Jenro melalui sambungan telepon kepada Teropong News, Sabtu (4/5/2024) siang.

Sebagai Ketua DPD IMM Papua Barat Daya, Jenro Sijabat katakan terlepas dari musibah yang menimpa kader IMM yang juga mahasiswa Unamin Sorong, karena aksi begal atau tidak, pihaknya meminta kepada Kapolresta Sorong Kota agar mengusut kejadian ini sampai tuntas.

Menurutnya, situasi keamanan di Kota Sorong belakangan ini, sangat rawan. Tingkat kriminalitas pun makin meninggi, namun kesiapsiagaan aparat keamanan masih belum ditingkatkan.

“Kepolisian Kota Sorong ini kan sudah berganti Tipe, yang tadi Polres menjadi Polresta, harus nya tingkat pengamanan juga harus lebih di tingkatkan dan dimaksimalkan, ” tutur Jenro Sijabat.

Kejadian Begal, Curanmor, balap liar, dan rudapaksa saat ini, makin menjadi Fenomena yang sering terjadi akhir-akhir ini. Semua ini harus segera diambil tindakan, sehingga masyarakat menjadi nyaman dan aman dalam beraktivitas di dalam kota.

Jenro mengajak pula kepada seluruh warga untuk lebih mengiatkan lagi metode Poskamling, sehingga bisa meminimalisir tingkat kriminalitas yang semakin terus meningkat.

Jenro meminta sekali lagi, sebagai organisasi kemahasiswaan pemuda, dan bagian dari Organisasi Cipayung tentu berduka atas kejadian yang menimpa almarhum Feryanto.

“Kami meminta kejadian ini, harus diusut tuntas atas, karena kami mau kota ini harus aman, bagi siapa saja, “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *