BeritaDaerahPEMILU 2024Politik

Disebut Petarung, AFU Kandidat Terkuat Gubernur Papua Barat Daya

×

Disebut Petarung, AFU Kandidat Terkuat Gubernur Papua Barat Daya

Sebarkan artikel ini
Bupati Raja Ampat yang bakal calon Gubernur Papua Barat Daya, Abdul Faris Umlati, S.E,..M.Pd (kanan), bersama Wakil Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, S.IP,..M.M,. M.Ec.Dev (kiri) Foto IST/TN

TEROPONGNEWS.COM, WAISAI – Bupati Raja Ampat dua periode sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua Barat Daya, Abdul Faris Umlati, SE,. M.Pd mengaku siap mencalonkan diri maju sebagai bakal calon Gubernur Papua Barat Daya periode 2024-2029.

Hal itu dikatakan Abdul Faris Umlati merespons pertanyaan sejumlah wartawan kepada dirinya seusai upacara HUT Kabupaten Raja Ampat ke-21 di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC) belum lama ini.

AFU mengaku siap all out menangkan Pilkada Gubernur Provinsi Papua Barat Daya dalam pemilihan kepala daerah 27 November mendatang. AFU disebut-sebut netizen bakal menjadi calon terkuat dalam Pilkada Gubernur Perdana di Provinsi ke-38 itu.

“Saya siap untuk bertarung dalam bursa calon Gubernur Propinsi Papua Barat Daya,” kata Abdul Faris Umlati.

Bupati Raja Ampat dua periode ini menyebut ajang perebutan Gubernur perdana di Papua Barat Daya merupakan hak mutlak setiap anak-anak Papua yang berkeinginan untuk memimpin Provinsi termuda ini lima tahun kedepannya. Siapapun yang menjadi Gubernur Papua Barat Daya dialah utusan Tuhan.

“Intinya dimana ada ruang untuk warga negara Indonesia maju dalam pesta demokrasi, saya pikir sah-sah saja, dan menjadi seorang pemimpin itu bukan keputusan manusia tetapi keputusan dari Tuhan,” ungkapnya.

Ditegaskan oleh AFU bahwa pihaknya bukan anak yang diangkat di pinggir jalan. Jika ingin dibuktikan lanjut AFU, dirinya dan keluarga siap untuk membuktikan keaslian sebagai orang Papua yang lahir dari turunan perempuan Maya Raja Ampat.

”Saya bukan anak adopsi yang diangkat di pinggir jalan, tetapi saya mempunyai keturunan dari mama adalah orang asli Papua, semua itu akan kami buktikan,” ungkap Bupati Raja Ampat dua periode itu.

Oleh sebab itu saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Papua Barat Daya, untuk tidak terlalu mementingkan kepentingan politik, kemudian melupakan persoalan -persoalan yang terjadi di negri ini, yakni Tanah Papua yang kita cintai bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *