BeritaInternasional

Diikuti Puluhan Peserta Dari Berbagai Negara, Ini Pemenang Lomba Foto Bawah Laut Papua Barat Daya

×

Diikuti Puluhan Peserta Dari Berbagai Negara, Ini Pemenang Lomba Foto Bawah Laut Papua Barat Daya

Sebarkan artikel ini
Ketua WASI sekaligus juri kehormatan, Tri Tito Karnavian saat menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba foto bawah laut Papua Barat Daya.

TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Pemenang lomba foto bawah laut Papua Barat Daya Tahun 2024 diumumkan, Selasa (28/5/2024) malam di Vega Hotel, Kota Sorong.

Ajang lomba foto pada Southwest Papua International Underwater Photography Competition 2024 merupakan Lomba fotografi bawah Laut dengan skala International, yang menghadirkan Peserta dan Juri dari luar negeri dengan mengedepankan promosi pariwisata sebagai alat memajukan pariwisata.

Pemenang Southwest Papua International Underwater Photography Competition 2024 diumumkan langsung oleh Ketua Wanita Selam Indonesia (WASI) sekaligus juri kehormatan, Tri Tito Karnavian.

Juara ke-1 lomba fotografi bawah laut Papua Barat Daya diraih oleh I wayan Suartana (Indonesia). (Foto:Mega/TN).

Para juara tersebut yakni, Juara ke-1 diraih oleh I wayan Suartana (Indonesia), juara ke-2 diraih oleh Chong Wan Yong  (Malaysia) juara ke-3 oleh Dira Mutiara (Indonesia), juara ke-4 diraih oleh Sammy Kaunang (Indonesi), juar ke-5 diraih oleh Tinnapat Netcharussaeng (Thailand).

Para pemenang tersebut menerima hadiah uang Pembinaan total sebesar Rp.200 Juta dgn dipotong pajak dari Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, dan Voucher Ekslusif Trip dari para Sponsor.

Ketua panitia, Brigjen Pol Edfrie Richard Maith mengatakan bahwa terselenggaranya kegiatan lomba foto bawah laut Papua Barat Daya Tahun 2024 merupakan upaya untuk terus mengangkat keindahan alam bawah laut Papua Barat Daya secara umum, dan terlebih khusus di Raja Ampat yang sudah menjadi Primadona atau Destinasi Andalan bagi turis Wisata Selam di seluruh dunia.

“Oleh karena itu, sejak awal kami sebagai Pemakrasa kegiatan ini sangat maksimal berupaya agar event ini mampu meningkatkan nilai dan daya tarik wisata, sehingga lewat event ini kunjungan para wisatawan bisa meningkat sekaligus merangsang pemerintah dan stakeholder sebagai pemangku kepentingan untuk mengembangkan destinasi-destinasi yang ada di Provinsi Papua Barat Daya, “ujarnya.

Mantan Kapolres Raja Ampat dan Kapolres Sorong Kota ini menjelaskan, lomba ini menggunakan model perlombaan Online Submission, dimana Peserta memasukan atau mendaftarkan foto yang akan dilombakan secara online lewat Website, Email atau lewat Media Sosial Whatsapp, dengan maksimal Foto per peserta sebanyak 5 Foto. Dan rentang waktu untuk memasukan foto selama 5 bulan dimulai sejak launching pada tanggal 21 November 2023 dan berakhir pada tanggal 20 April 2024.

“Launching Pembukaan Lomba Foto Bawah Laut Papua Barat Daya ini di buka bersamaan dengan pelaksanaan Papua Fest pada tanggal 21 November 2023 lalu oleh Bapak Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, ” Jelasnya.

Maith menambahkan, lomba Fotografi bawah laut ini telah berulang kali dilaksanakan dan ini adalah ajang yang ke-4 kali dari 3 kesuksesan event sebelumnya.

“Peserta yang ikut kali ini sebanyak 32 orang dari berbagai 16 negara, ” tambah Maith.

Pada kesempatan tersebut, Pj. Gubernur Papua Barat Daya Mohammad Musa’ad yang diwakili oleh Pj. Sekda Jhony Way mengapresiasi Ketua WASI atas dukungan dan suportnya, sehingga kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik.

“Seperti kita ketahui bersama, foto bawah laut salah satu genre fotografi dengan cara mengambil gambar di bawah laut. Fotografi ini bisa dilakukan baik oleh amatir maupun profesional. Butuh banyak kesabaran dan latihan untuk menguasai seni fotografi bawah laut, karena dikerjakan membutuhkan keahlian khusus, “kata Jhony.

Menurutnya, laut Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki ratusan pulau dengan pemandangan bawah laut yang menakjubkan, salah satunya di Raja Ampat tahun 2023 telah mendapat penghargaan dari UNESCO, dan resmi sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark (UGG).

“Saya berharap kegiatan serupa bisa menjadi agenda rutin yang dilaksanakan tiap tahun di provinsi Papua Barat Daya, dengan lokasi berganti-ganti. Tahun ini lokasinya di Raja Ampat mungkin tahun berikutnya di kota Sorong, ” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *