Berita

Ambon jadi Kota Pertama yang Dikunjungi Badan Keahlian DPR RI

×

Ambon jadi Kota Pertama yang Dikunjungi Badan Keahlian DPR RI

Sebarkan artikel ini
PJ Wali Kota Ambon, Dominggus N. Kaya saat menyambut kunjungan Pusat Analis Keparlemenan Badan Keahlian DPR RI, di ruang rapat Wakil Wali Kota Ambon, Selasa (28/5/2024). Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Ambon menjadi Kota pertama yang dikunjungi Pusat Analis Keparlemenan Badan Keahlian Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

Kedatangan mereka disambut langsung oleh PJ Wali Kota Ambon, Dominggus N. Kaya. Pertemuan sendiri berlangsung di ruang rapat Wakil Wali Kota (Wawali), Balai Kota Ambon, Selasa (28/5/2024).

“Selamat datang di Kota Ambon. Saya menyambut baik kedatang Bapak Drs. Ahmad Budiman, M.Pd dan tim. Kegiatan ini semoga bisa bermanfaat bagi kita semua, baik pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, dan juga bagi pihak Pusat Analis Keparlemenan Badan keahlian Dewan Perwakilan DPR-RI. Supaya Tim bisa memperoleh data dan informasi serta masukan dari para stakeholder. Selamat bertugas di sini, dan saya berharap tim selama berada di Ambon hingga kembali membawa kesan baik,” tandas Kaya saat menyambut tamu penting daerah tersebut.

Sementara itu, Analis Legislatif Pusat Analis Keparlemenan Badan Keahlian DPR-RI, Ahmad Budiman mengatakan, Kota Ambon menjadi tujuan pertama pelaksanaan pengumpulan data, informasi serta fakta-fakta yang memiliki hubungan dengan proses merancang Undang-undang (UU) Rahasia Negara.

“Kami mengucap syukur Alhamdulilah, karena Kota Ambon pertama kali didatangi dibandingkan dengan kota lainnya. Karena kami melihat bahwa banyak sekali data, informasi, dan potensi, yang berkaitan dengan pelaksanaan digitalisasi,” beber dia.

Menurut Budiman, pengumpulan data ini sebetulnya bertujuan untuk mengetahui seberapa daerah mampu menjaga kerahasiaan yang dimiliki, dalam pelaksanaan pelayanan pemerintahan bagi masyarakat yang berdiam di kota ini.

Dia berharap, daerah-daerah berikutnya yang akan disambangi, dapat inteaktif dan dengan mudah informasi diterima sesuai dengan kepentingan dan ruang lingkup, sehingga mudah dituangkan dalam UU Rahasia Negara, dan tidak ada kepincangan hukum yang terjadi.

“Kami berharap, data dan diinformasi yang disediakan nantinya dengan mudah kita terima seperti Kota Ambon. Dengan begitu, dapat terdekteksi dengan akurat hal apa saja yang menjadi persoalan, serta pengaturan yang diperlukan dalam rangka meningkatkan pelayanan pemerintahan berbasis elektronik,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam penyambutan tersebut, PJ Wali kota didampingi oleh Sekretaris Kota (Sekkot) Agus Ririmasse, Plt. Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (DiskominfoSandi), Ronald H. Lekransy, Plt. Kepala Badan Kesbangpol, Jan Suitela, serta Plt. DPM PTSP, Roby Sapulette.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *