BeritaPEMILU 2024Politik

Mentalitas Sang Juara Ditunjukan Bernard Sagrim saat Melamar Partai Hanura Menuju Gelanggang Pilkada 2024

×

Mentalitas Sang Juara Ditunjukan Bernard Sagrim saat Melamar Partai Hanura Menuju Gelanggang Pilkada 2024

Sebarkan artikel ini
Mantan Bupati Maybrat 2 Periode, Bernard Sagrim menyerahkan berkas persyaratan sebagai Bacalon Gubernur Papua Barat Daya kepada Ketua Tim Penjaringan Bacalon Gubernur PBD dari Partai Hanura, Senin (29/4/2024)
Mantan Bupati Maybrat 2 Periode, Bernard Sagrim menyerahkan berkas persyaratan sebagai Bacalon Gubernur Papua Barat Daya kepada Ketua Tim Penjaringan Bacalon Gubernur PBD dari Partai Hanura, Senin (29/4/2024)

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Dalam sebuah kompetisi baik itu pertandingan sepak bola, bola volly, dan pertandingan olahraga beladiri. Sang juara biasa mulai melangkah masuk dalam gelanggang saat semua penantang sudah berada di tengah gelanggang.

Itulah gaya yang ditunjukkan oleh Bakal calon (Bacalon) Gubernur Papua Barat Daya, Bernard Sagrim saat datang ke Sekretariat DPD Partai Hanura Provinsi Papua Barat Daya.

Dengan balutan kemaja putih dan syal kain khas kebesaran suku Maybrat, Bernard Sagrim, Senin (29/4/2024) tepat pukul 15.30 Wit atau jam 3 sore tanpa iringan genderang suling dan tambur melangkah menuju gerbang pintu Partai Hanura Provinsi Papua Barat Daya.

Bacalon Gubernur Papua Barat Daya, Bernard Sagrim saat tiba di depan Sekretariat DPD Partai Hanura untuk mendaftar sebagai Bacalon Gubernur yang bakal diusung oleh Partai Hanura dalam Pilkada Provinsi Papua Barat Daya, Senin (29/4/2024)

Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjed) DPP Partai Golkar disambut oleh Ketua Tim Penjaringan Bacalon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Barat Daya DPD Partai Hanura Provinsi PBD, Matheos Selanno bersama jajaran pengurus Partai Hanura.

Selamat sore, itulah sapaan salam dengan penuh senyuman keakraban terucap oleh Bernard Sagrim sambil mengulurkan tangan untuk bersalaman. Yang langsung disambut oleh Matheos Selanno dengan ucapan, “Selamat datang pak Gubernur di rumah kami”.

Kemudian Bernard Sagrim dipersilahkan masuk kedalam rumah besar Partai Hanura Provinsi Papua Barat Daya untuk mengikuti prosedur lamaran untuk menjadi Bacalon Gubernur PBD dari Partai Hanura Provinsi Papua Barat Daya.

Usai menyerahkan berkas dan diterima oleh ketua Tim Penjaringan Bacalon Gubernur dari Partai Hanura Provinsi Papua Barat Daya, Bernard Sagrim menyampaikan bahwa dirinya dan partai Hanura punya jalinan kebersamaan yang mesra.

“Saya sudah sering bekerjasama dengan partai Hanura di Kabupaten Maybrat selama 10 tahun, ” ucap Bernard Sagrim kepada wartawan.

Bernard Sagrim katakan sewaktu memimpin Kabupaten Maybrat selama 2 periode dirinya tidak mendahulukan atau mengistimewakan satu partai politik saja, namun kemesraan antar sesama Parpol yang didahulukan, sehingga antara pemerintah daerah dan partai politik terjalin kemitraan guna bersama membangun daerah dan masyarakat.

“Saya waktu memimpin Maybrat, setiap partai politik membuat momen atau kegiatan politiknya. Malah saya, suruh semua partai politik ukur pakaian dari partai lain punya. Misalnya saya di Partai Golkar, saya ada punya pakaian partai Hanura, ada pula PDI Pejuangan ,Demokrat dan Nasdem. Karena setiap kegiatan partai politik kita hadir dengan mengunakan baju partai yang buat kegiatan itu. Semua itukan untuk membangun kebersamaan, ” kata Bernard Sagrim

Berbicara optimis, Bernard Sagrim sangat optimis bisa mendapatkan rekomendasi dukungan, sehingga bisa tercipta koalisi Golkar dan Hanura.

Pertama , lanjut Bernard Sagrim, karena semua Partai tentu punya mekanisme untuk mengukur elektabilitas, sebab setiap Partai Politik ingin calon yang direkomendasikan punya potensi besar untuk menang.

“Kalau di survei, saya tentu bisa masuk 3 besar lah, ” ucap Bernard Sagrim penuh percaya diri.

Faktor yang kedua, di wilayah Sorong Raya yang sekarang sudah menjadi Provinsi Papua Barat Daya. Ada bupati dan walikota yang berkualitas memimpin daerah selama 2 periode.

Di Kabupaten Sorong Selatan ada, Samsuddin Anggiluli, di Tambrauw ada , Gabriel Asem, di Kota Sorong ada Lambert Jitmau, di Kabupaten Raja Ampat ada Abdul Faris Umlati dan Kabupaten Sorong ada kaka Stefanus Malak.

“Saya dan mereka semua sudah membangun di Sorong Raya yang sekarang menjadi Provinsi Papua Barat Daya. Tentu kebijakan untuk membangun sudah kami lakukan, tinggal masyarakat lah yang merasakan dan menilai, karena itu hak penuh dari masyarakat. Kemudian setiap partai pasti punya struktural sampai ke Kabupaten dan kota di seluruh Provinsi Papua Barat Daya” kata mantan Bupati Maybrat 2 periode ini.

Kebersamaan antar sesama anak bangsa harus bisa dapat ditunjukkan untuk mewujudkan cita – cita pembangunan nasional.

“Mari bersama kita wujudkan cita – cita pembanguann nasional membawa kemakmuran bagi setiap warga negara, terlebih khusus kita yang berada di Provinsi Papua Barat Daya ini. Jangan ada sekat dan pengkotak – kotakan dalam membangun daerah dan negara, ” kata Bernard Sagrim mengajak.

Sementara itu, Matheos Selanno yang diberikan amanat sebagai ketua penjaringan Bacalon Gubernur Papua Barat Daya yang dibuka oleh Partai Hanura menyebutkan bahwa sudah ada 9 Bacalon Gubernur Papua Barat Daya yang mengambil formulir persyaratan dari Partai Hanura. Namun yang telah mengembalikan sampai dengan, Senin (29/4/2024) ada lima orang Bacalon gubernur.

“Pak Bernard Sagrim adalah calon ke lima yang mengembalikan berkas. Sebelumnya telah datang, Gabriel Asem, Lambert Jitmau, Elisa Kambu, Joppye Wayangkau dan pak Bernard Sagrim, ” ungkap Matheos Selanno.

Esok hari, tanggal 30 April, Selanno sampaikan adalah hari terakhir pendaftaran penjaringan Bacalon Gubernur dan wakil gubernur oleh partai Hanura. Usai ditutup, Partai Hanura akan lakukan Fit and Proper test , kemudian melakukan survei untuk mengukur elektabilitas dan sekitar bulan Juni, DPP Partai Hanura akan mengeluarkan rekomendasi buat Bacalon Gubernur PBD yang diusung menuju gelanggang Pilkada pada 27 November 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *