BeritaHukumKemanusiaanKriminalitasPeristiwa

DPD GEMPHA PBD Kutuk Dugaan Pencabulan di Doom, Minta Terduga di Hukum Berat Bila Terbukti Bersalah

×

DPD GEMPHA PBD Kutuk Dugaan Pencabulan di Doom, Minta Terduga di Hukum Berat Bila Terbukti Bersalah

Sebarkan artikel ini
Dewan Pengurus Daerah Generasi Muda Pejuang Hak Adat Papua (GEMPHA PAPUA) Provinsi Papua Barat Daya, Foto IST/TN

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Dewan Pengurus Daerah Generasi Muda Pejuang Hak Adat Papua (GEMPHA PAPUA) mengutuk keras perbuatan pelaku dugaan pencabulan anak di bawah umur yang terjadi di Pulau Doom, Distrik Sorong Kepulauan, Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Ketua DPD Ghempa Papua, Mambri Rojer Mambraku, mengutuk Keras kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur yang terjadi di Doom, Sabtu 6 April 2024 lalu.

“Jika memang terbukti melakukan kekerasan pencabulan, pihaknya meminta agar Kepolisian, Kejaksaan, dan Pengadilan memberikan hukuman yang seberat-beratnya, agar tidak memberi efek psikologis yang berkelanjutan terhadap korban,” kata Rojer saat dihubungi, Selasa (9/4/2024).

Ia menjelaskan, dengan begitu banyaknya kasus-kasus kekerasan pada anak di Papua khusus nya Kota Sorong, ia mendukung Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) dan Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) bekerjasama dengan berbagai unsur masyarakat, agar upaya perlindungan anak semakin responsif, cepat dan profesional.

“ Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Sorong, Segera mengambil tindakan untuk melakukan trauma healing kepada korban kasus kekerasan pada anak dengan memberikan pendampingan psikolog dan pemeriksaan kesehatan secara intensif,” ujarnya.

Rojer menambahkan, agar pemerintah bisa memaksimalkan sosialisasi undang-undang perlindungan anak di tingkat Kecamatan, Kelurahan hingga tingkat RT RW.

“Dengan demikian, pihaknya berharap angka kekerasan pada anak yang terus terjadi bisa diantisipasi dan diminimalisir. Mari jaga anak-anak kita dari para predator pelaku kekerasan pada anak,” ucapnya.

“Kami DPD GEMPHA. Papua Barat Daya akan mengawal hak dan nasib generasi muda Papua yang menjadi korban Pencabulan saat ini,” sambung Roger.

Tindakan pencabulan ini menjadi fokus kami DPD Gempha Papua di Provinsi Papua Barat Daya, karena perilaku seperti ini akan merusak generasi muda sejak dini secara otomatis berdampak pada masa depan anak tersebut dan juga bagi Tanah Papua.