BeritaPemerintahan

Disdukcapil Merauke Persiapkan Pelayanan Aplikasi Khusus untuk OAP

×

Disdukcapil Merauke Persiapkan Pelayanan Aplikasi Khusus untuk OAP

Sebarkan artikel ini
Kadisdukcapil Merauke, Yustina R. Kamisopa. Foto-Getty/TN
Kadisdukcapil Merauke, Yustina R. Kamisopa. Foto-Getty/TN

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Pemerintah pusat telah membuat aplikasi khusus Otonomi Khusus (Otsus) bagi orang asli Papua (OAP). Aplikasi Otsus OAP ini dikhususkan mendata seluruh orang asli Papua dengan menggunakan dana Otsus yang sasarannya di distrik dan kampung-kampung lokal.

1728
Mana Calon Gubernur Papua Barat Daya Pilihan Anda yang Layak?

 www.teropongnews.com sebagai media independen meminta Anda untuk klik siapa calon yang digadang-gadang oleh Anda untuk dipilih dan layak jadi calon Gubernur Papua Barat Daya Periode 2024-2029,  kemudian klik Vote pada bagian paling bawah ini.

“Jadi sasaran kita ke kampung dan distrik yang mayoritas OAP. Nanti kita akan transfer data dari Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) nasional ke aplikasi khusus. Aplikasi khusus ini kita gunakan untuk siapkan data OAP, karena ada dana Otsus yang dikucurkan oleh pusat yang sasarannya ke OAP”,

“Nah, kita harus siapkan data mulai tahun ini. Kita sudah komunikasi dengan Majelis Rakyat Papua Selatan (MRPS) untuk membuat regulasi seperti Perdasus untuk kriteria orang Papua seperti apa,” terang Kadisdukcapil Merauke, Yustina Regina Kamisopa, Rabu (3/4/2024).

Disdukcapil Merauke memulainya dengan melakukan pendekatan marga sebagaimana di wilayah Marind ini menganut patrilineal.

Sementara Disdukcapil Merauke akan melakukan penginputan dengan menggunakan dua kriteria yang dipakai yakni mereka yang bapak dan mama orang asli Papua dan bapak asli Papua sebagaimana yang disarankan anggota MRP Papua Selatan.

“Misalnya OAP yang kategori mama OAP sementara bapak orang non Papua, butuh penetapan. Kemudian misalnya kita input Marga Ndiken, ini harus dipisahkan Ndiken dari rumpun mana,” sambung Regina.

Kesempatan yang sama, Regina mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Merauke yang belum melakukan pencetakan ulang E-KTP peralihan dari provinsi Papua ke Papua Selatan segera datangi Kantor Capil Merauke atau mengikuti program jemput bola yang dilakukan Disdukcapil di kampung-kampung. Begitu juga bagi warga yang ingin mengalihkan dari E-KTP ke KTP Digital, petugas siap layani.

Hanya, lanjut Kadisdukcapil Merauke bahwa melayani banyak orang membutuhkan waktu dan kesabaran, sehingga masyarakat harus memahami kondisi keterbatasan SDM dan perangkat di kantor Capil untuk melayani banyaknya publik yang datang perlu waktu yang cukup.