BeritaPendidikan

Baru 7 Bulan, Bupati Elisa Kambu Ngaku Terpesona Melihat 20 Anak Asmat yang Dititip di Unimuda Sorong

×

Baru 7 Bulan, Bupati Elisa Kambu Ngaku Terpesona Melihat 20 Anak Asmat yang Dititip di Unimuda Sorong

Sebarkan artikel ini
Bupati Asmat, Elisa Kambu bersama Rektor Unimuda Sorong, Rustamadji berbincang dengan 20 mahasiswa asal Asmat yang studi di Unimuda Sorong
Bupati Asmat, Elisa Kambu bersama Rektor Unimuda Sorong, Rustamadji berbincang dengan 20 mahasiswa asal Asmat yang studi di Unimuda Sorong

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Bupati Asmat, Elisa Kambu mengaku sangat terpesona melihat perkembangan 20 anak asli Asmat yang dititipkan menempuh studi di Universitas Pendidikan Muhammadiyah (Unimuda) Sorong.

1728
Mana Calon Gubernur Papua Barat Daya Pilihan Anda yang Layak?

 www.teropongnews.com sebagai media independen meminta Anda untuk klik siapa calon yang digadang-gadang oleh Anda untuk dipilih dan layak jadi calon Gubernur Papua Barat Daya Periode 2024-2029,  kemudian klik Vote pada bagian paling bawah ini.

Hal itu diungkapkan oleh Elisa Kambu usai bersilaturahmi dengan Rektor Unimuda bersama jajaran dan 20 anak Asmat di Gedung Pascasarjana Unimuda Sorong, Selasa (2/4/2024).

“Kehadiran saya di Unimuda ini. Saya datang untuk memastikan anak – anak yang kita titipkan di Unimuda,” ungkap Elisa Kambu.

Ke 20 Anak asli Asmat telah Pemda titipkan menempuh studi program studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Mereka dititipkan pada Agustus 2023 untuk menempuh studi selama 4 tahun di Unimuda.

“Jadi saya datang ini untuk melihat mereka sekaligus bersilaturahmi dengan keluarga besar Unimuda Sorong, ” kata Elisa Kambu.

Yang paling utama tentu saja, Elisa Kambu katakan bahwa pemerintah daerah tidak hanya bikin program terus anggarkan lalu ikut melakukan pendampingan.

Sudah sering dilihat setiap pemerintah daerah punya program beasiswa namun tidak dibarengi dengan pendampingan tentu saja program jalan output yang dihasilkan tidak sesuai harapan.

“Saya berharap dengan kehadiran kami ini, sehingga anak – anak tidak merasa sendirian disini. Sebab ada perhatian dari orang tua di Asmat melalui pemerintah kepada mereka, ” kata Elisa Kambu.

Bupati Asmat, Elisa Kambu memberi keterangan pers usai bersilaturahmi dengan Rektor Unimuda Sorong beserta jajaran dan 20 mahasiswa asal Asmat yang dititipkan di Unimuda Sorong

Selaku kepala daerah dan juga menjadi orang tua bagi 20 Anak asli Asmat yang dititipkan menempuh studi di Unimuda Sorong tentu pihaknya berharap anak – anak bisa betah, rajin dan tekun belajar, sehingga berprestasi.

Selama ini, aku Elisa Kambu, kerjasama yang dilakukan Pemda Asmat dengan Perguruan tinggi di luar Papua seperti Unhas Makassar, namun baru pada tahun 2023 , Pemda Asmat membangun kerjasama dengan Perguruan tinggi di Papua yakni Unimuda.

“Jadi Unimuda menjadi Perguruan tinggi pertama di Tanah Papua yang bekerjasama dengan Pemda Asmat dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia, ” ucap Elisa Kambu.

Melihat perkembangan 20 orang anak asli Asmat yang sudah berkuliah selama 7 bulan di Unimuda, Elisa Kambu merasa bangga.

“Saya bangga karena tadi mulai dari MC, atau pemandu acara seremoni ini, terus yang palu dan melakukan testimoni semua anak Asmat. Ini baru 7 bulan, tapi mereka semua sudah bisa hebat. Saya lihat dalam diri mereka ada niat untuk ingin maju, dan semua itu, tentu saja berkat komitmen yang dilakukan oleh Unimuda, ” kata Elisa Kambu sangat bangga.

Dari sisi itu, Elisa Kambu katakan, dirinya melihat jajaran Unimuda sangat berkomitmen tidak hanya menyiapkan pengetahuan saja. Unimuda turut menggembleng ketrampilan dan peningkatan mental dengan sering ikut iven.

“Itu semua menjadi modal , sehingga mereka menjadi percaya diri, ketika nanti kembali ke kampung atau tempat tugas dia sudah sangat siap, ” tutur Elisa Kambu menerangkan.

Melihat perkembangan 20 anak Asmat yang dititipkan di Unimuda, Elisa Kambu katakan, membuat Pemerintah Daerah kabupaten Asmat akan mengirimkan gelombang kedua anak Asmat yang dititip studi di Unimuda Sorong.

Selain itu, Bupati Asmat ini, mengatakan dalam bincang – bincang bersama ke 20 anak Asmat yang studi di Unimuda mereka mengaku membutuhkan laptop biar tidak ketinggalan dalam mengerjakan tugas.

“Karena itu, saya rencana besok akan mengirim 2 laptop untuk membantu, sebab tadi mereka bilang sudah cukup mahir mengunakan laptop, ” kata Elisa Kambu menambahkan.

Rektor Unimuda Sorong, Dr. Rustamadji memberi keterangan pers usai saling bersilaturahmi dan menjenguk perkembangan 20 anak Asmat yang dititipkan studi di Unimuda Sorong, Selasa (2/4/2024) di Gedung Pascasarjana Unimuda Sorong

Sementara itu, Rektor Unimuda Sorong, Dr. Rustamadji memberitahukan bahwa 20 anak asal Asmat ini, memiliki kesempatan yang sama untuk ikut masuk dalam program Kampus Merdeka belajar.

“Mereka punya peluang untuk mendaftar sebagai peserta pertukaran mahasiswa merdeka. Jadi meraka mau pilih kuliah satu semester di Jakarta, atau Medan. Semua dibiayai oleh negara, ” ucap Rustamadji.

Kehadiran Bupati Asmat bersilaturahmi di Kampus Unimuda Sorong ini, Rustamadji mengaku sangat bersyukur. Dan sekaligus Unimuda dipercaya oleh Pemda Asmat untuk bisa bekerjasama guna memberi manfaat bagi masyarakat di Tanah Papua, khususnya masyarakat Kabupaten Asmat.

“Tadi pak bupati sudah sampaikan kerjasama masih akan berlanjut, dan kami merasa mendapat kepercayaan menjadi lembaga yang ikut terlibat membangun peradaban di Kabupaten Asmat, ” kata Rustamadji.

Rektor Unimuda Sorong menekankan bahwa telah terjadi pergeseran paradigma atau cara pandang. Dimana kalau dulu, ketika berbicara tentang pertarungan, Rustamadji katakan konotasi atau gambarannya harus ada yang dikalahkan dan dihancurkan.

“Dewasa ini, paradigma atau teori itu sudah bergeser. Yang sekarang ini, kita bertarung untuk bersinergi, bertarung untuk memberi manfaat bagi masyarakat dan bertarung untuk saling berkolaborasi, sehingga melahirkan karya yang besar, ” tutur Rustamadji penuh semangat.