BeritaPEMILU 2024

Forum Pimpinan 11 Parpol Raja Ampat Demo di Tempat Pelaksanaan Pleno KPU PBD

×

Forum Pimpinan 11 Parpol Raja Ampat Demo di Tempat Pelaksanaan Pleno KPU PBD

Sebarkan artikel ini
Massa Forum Pimpinan 11 Parpol dari Raja Ampat berunjuk rasa di depan luar pagar Hotel Vega , tempat berlangsungnya rapat pleno KPU Provinsi Papua Barat Daya, Kamis (7/3/2024)
Massa Forum Pimpinan 11 Parpol dari Raja Ampat berunjuk rasa di depan luar pagar Hotel Vega , tempat berlangsungnya rapat pleno KPU Provinsi Papua Barat Daya, Kamis (7/3/2024)

TEROPONGNEWS.COM – Massa yang mengatasnamakan Forum Pimpinan Parpol mengadakan aksi damai di depan halaman Hotel Vega, tempat berlangsungnya rapat rekapitulasi pleno KPU Provinsi Papua Barat Daya, Kamis (7/3/2024) pukul 18.00 Wit.

“Kami datang untuk meminta agar pleno pengesahaan rekapitulasi KPU Kabupaten Raja Ampat, ” ujar orator dari perwakilan massa Forum Pimpinan Parpol.

Ketua Forum Pimpinan Parpol, meminta agar pleno rekapitulasi kabupaten Raja Ampat. Jangan benturkan kami dengan aparat, karena aparat juga cara yang baik dan santun ketua KPU Provinsi Papua Barat Daya.

Dalam penyampaian orator, tercatat 11 parpol di Kabupaten Raja Ampat menolak rekapitulasi pleno KPU Raja Ampat.

“Kami datang jauh – jauh dari Raja Ampat. Untuk meminta proses pengesahaan hasil pleno KPU Kabupaten Raja Ampat. Jangan paksakan KPU PBD untuk mengesahkan segala kejahatan. Karena kejahatan itu dilawan, pleno KPU Raja Ampat harus dibatalkan karena cacat hukum, ” tutur salah satu orator dari massa Forum Pimpinan Parpol Kabupaten Raja Ampat.

Massa mengklaim pleno penetapan hasil rekapitulasi KPU Kabupaten Raja Ampat dilakukan tanpa kehadiran 12 Parpol dan Bawaslu Kabupaten Raja Ampat.

Oleh karena itu, Massa Forum Pimpinan Parpol meminta agar KPU Provinsi Papua Barat Daya menunda pengesahan hasil pleno Rekapitulasi KPU Kabupaten Raja Ampat.

“Aksi demo yang kami lakukan tidak bermaksud menganggu pleno KPU kabupaten dan kota di Provinsi PBD. Kami hanya meminta hasil rekapitulasi pleno KPU Kabupaten Raja Ampat ditunda, ” pintanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *