BeritaPendidikan

Cegah Perundungan dan Kekerasan Seksual di Kampus, Unimuda Sorong Bentuk Satgas

×

Cegah Perundungan dan Kekerasan Seksual di Kampus, Unimuda Sorong Bentuk Satgas

Sebarkan artikel ini
Unimuda Sorong resmi membentuk satuan tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS).

TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Universitas Pendidikan Muhammadiyah (Unimuda) Sorong resmi membentuk satuan tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS), Sabtu (9/3/2024)

Pembentukan Satgas itu guna menciptakan ekosistem perkuliahan yang aman, nyaman dan kondusif di lingkungan kampus.

Pembentukan Satgas PPKS merupakan amanat dari Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi.

Rektor Unimuda Sorong, Dr. Rustamadji, M.Si mengungkapkan, Satgas PPKS merupakan garda depan yang memungkinkan kampus merdeka dari kekerasan di lingkungan perguruan tingg. Hal itu sesuai penyataan Menteri Nadiem Makarim.

“Ini merupakan amanah dari kementerian kepada seluruh kampus di Indonesia agar perundungan dan kekerasan seksual tidak terjadi lagi, terutama di lingkungan kampus. Oleh sebab itu, Alhamdulillah kami berkomitmen untuk itu, hingga akhirnya bisa membentuk Satgas PPKS,” ungkap Rustamadji.

Lebih lanjut dikatakan, Satgas PPKS Unimuda Sorong nantinya bertugas membantu Rektor dalam rangka menyusun pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di lingkungan kampus.

Pihaknya menargetkan, dengan telah terbentuknya Satgas PPKS, Unimuda Sorong tentu tentu diharapkan akan menjadi kampus yang aman dan bersih dari perundungan serta kekerasan sekaual.

Hal tersebut tentu selaras dengan motto Unimuda Sorong yang ingin mewujudkan lingkungan kampus multikultural tanpa ada perbedaan.

“Kampus ini harus menjadi kampus yang orang-orang di dalamnya bisa saling menghargai, saling menghormati dan toleransi tingkat tinggi. Kami sudah memelihara komitmen ini sejak lama, tentu saja dengan terbentuknya Satgas maka ini akan menjadi lebih baik,”jelasnya.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah XIV, Dr. Suriel Semuel Mofu, S.Pd, M.Ed, TEFL, M.Phil (Oxon) mengungkapkan, bahwa Unimuda Sorong merupakan perguruan tinggi pertama di Tanah Papua yang sudah membentuk Satgas khusus PPKS.

Menurut Mofu, Kehadiran Satgas PPKS di perguruan tinggi dianggap perlu guna memperhatikan hak asasi manusia (HAM) khususnya bagi kaum perempuan.

“Unimuda Sorong menjadi barometer bagi perguruan tinggi di Tanah Papua. Dan sebagai yang pertama, maka mereka (Unimuda Sorong, red) akan mengukir sejarah itu,” kata Mofu.

Mofu berharap dengan hadirnya Satgas PPKS, di tiap perguruan tinggi, maka ke depan akan terwujud Tanah Papua tanpa perundungan dan kekerasan seksual.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *