BeritaOlahraga

36 Atlet Terbaik Akan Harumkan Nama Provinsi PBD di PON Aceh 2024

×

36 Atlet Terbaik Akan Harumkan Nama Provinsi PBD di PON Aceh 2024

Sebarkan artikel ini
Ketua Harian KONI Papua Barat Daya, Abu Bakar Gusti
Ketua Harian KONI Papua Barat Daya, Abu Bakar Gusti

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Provinsi Papua Barat Daya sebagai provinsi termuda di Indonesia turut ikut ambil bagian dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh 8 September 2024 mendatang.

Tak tanggung – tanggung 36 atlet dipersiapkan untuk berlaga PON Aceh 2024. Atlet yang dipersiapkan pun bukan atlet kaleng – kaleng, tapi atlet juara nasional, Sea Games, bahkan juara di kejuaraan dunia.

“Jadi ada regulasi khusus yang dibuat , sehingga Daerah Otonomi Baru (DOB) bisa ikut ambil bagian berlaga di PON Aceh 2024. Dimana regulasi kehormatan, ” kata Ketua Harian KONI Papua Barat Daya Abu Bakar Gusti saat ditemui di Sekretariat KONI Papua Barat Daya, Rabu (20/3/2024).

Regulasi kehormatan yang diberikan oleh KONI, Abu Bakar Gusti menerangkan maksudnya, atlet yang dikirim berlaga harus memiliki kriteria juara di ajang kejurnas, kejuaran ASEAN, bahkan kejuaraan dunia.

Atlet yang dikirim, kata Abu Bakar Gusti, tentu saja telah diverifikasi langsung oleh KONI Pusat.

“Jadi tidak bisa asal ngaku – ngaku saja, sebab semua cabang olahraga punya catatan, maka tidak bisa main tipu – tipu disitu, ” tutur Abu Bakar Gusti.

Setelah dilakukan verifikasi oleh KONI Pusat, akhirnya 36 atlet terpilih wakili provinsi Papua Barat Daya. Terdiri dari 16 atlet putra dan 11 Atlet Putri.

Kategori lomba yang diikuti yakni pertama cabang olahraga Kick Boxing, provinsi Papua Barat Daya mengirim 5 atlet, terdiri dari 4 putra dan 1 putri.

Lalu, rinci Abu Bakar Gusti cabang olahraga Karate mengirim 5 atlet terdiri dari 3 atlet putri dan 2 atlet putra. Selanjutnya, cabor Kempo mengirim 5 orang atlet yang terdiri dari 4 orang putra dan 1 atlet putri.

“Lalu Cabor Judo, mengirim 2 orang atlet, 1 atlet putra dan 1 atlet putri, ” ucap Abu Bakar Gusti.

Selanjutnya Cabor Sambo mengirim 2 orang atlet putra, kemudian, sambung Abu Bakar Gusti, cabor Pencak Silat.

“Cabor pencak silat mengirim 3 orang atlet, dua atlet putra dan 1 atlet putri, ” tutur Abu Bakar Gusti.

Berikutnya Cabor Selam, Abu Bakar Gusti katakan mengirim 1 atlet putri. Kemudian Cabor Hapkido mengirim 1 atlet putri.

“Tinju mengirim dua atlet. 1 atlet putra dan 1 atlet putri. Dan cabor Taekwondo mengirim 1 atlet putra, ” tutur Abu Bakar Gusti.

Ditambahkannya, dari Cabor Atletik mengirim 3 atlet, dua atlet putra dan 1 atlet putri.

Dan untuk Cabor Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang lolos seleksi pra PON untuk berlaga di PON Aceh ada 7 kelas. Namun IMI menyiapkan 6 orang atletnya.

Dikatakan Abu Bakar Gusti, satu atlet lagi masih masuk daftar tunggu untuk bisa ikut tampil berlaga di PON Aceh membawa nama Papua Barat Daya dari Cabor Sambo.

“Kita masih menunggu, bila atlet dari Kalimantan mengundurkan diri, maka dia bisa ikut, karena kita punya atlet ini, termasuk juara nasional dari arena MMA, ” kata Abu Bakar Gusti menjelaskan.

Walaupun Provinsi Papua Barat Daya, tambah Abu Bakar Gusti, merupakan Provinsi termuda, tetapi Gubernur Papua Barat Daya berharap Provinsi Papua Barat Daya bisa meraih hasil maksimal dalam perolehan medali, sehingga tidak berada pada posisi dasar rangking perolehan medali.