Pengamat Tanggapi Klaim Pendukung Prabowo-Gibran Ingin Pemilu Satu Putaran: Kalau Terjadi Maka Ada Penyimpangan

TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Pengamat politik Emrus Sihombing memprediksi penyelenggaraan Pemilu 2024 akan digelar dua putaran. Sebab, saat ini belum ada lembaga survei yang merilis pasangan capres-cawapres melebihi angka 50 persen lebih.

“Pasalnya, tidak ada satu lembaga survei yang menempatkan elektabilitas di angka 50 persen plus satu, sebagai syarat minimal memenangi pilpres,” kata Emrus di Jakarta, Jumat (5/1/2024).

Emrus juga menanggapi klaim dari Gerakan Satu Putaran (GSP) yang menyebut pasangan calon nomor urut dua Prabowo Subianto-Gibrab Rakabuming memiliki peluang 70 persen memenangi Pemilu 2024 jika digelar satu putaran.

“Tidak mungkin Pilpres 2024 berlangsung satu putaran. Secara rasional, saya pikir sulit satu putaran, karena tiga pasangan calon untuk mencapai suara 50 persen plus satu sangat sulit,” kata Emrus.

Menurutnya, jika Pemilu satu putaran terealisasi maka akan menimbulkan pertanyaan publik.

“Jika terjadi satu putaran, maka terjadi penyimpangan dari teori probability itu sendiri, yang justru menimbulkan pertanyaan besar,” ujar Emrus.

Sebelumnya, Ketua Umum Gerakan Sekali Putaran Muhammad Qodari, Kamis (4/1), menyatakan optimisme bahwa Prabowo-Gibran memiliki peluang 70 persen untuk memenangi Pilpres 2024 satu putaran.

“Kalau saya, persentase sekali putaran 70 persen,” kata Qidari dalam diskusi “Ngobrol Bareng Pilpres Sekali Putaran” di Jakarta, (4/1).