Tim Gabungan Polsek Misool dan Koramil Amankan 300 Liter Cap Tikus di KM Kiney

Tim Gabungan TNI/Polri saat mengamakan Minuman Lokan Jenis Cap Tikus di Pelabuhan Salafen Misool Utara. Foto, Foto IST/TN

TEROPONGNEWS.COM, RAJA AMPAT – Tim Operasi Gabungan yang terdiri dari Polsek Misool dan Koramil Misool mengamankan 300 liter Minuman Lokal (Milo) Jenis Cap Tikus di atas KM Kiney, Minggu (17/12/2023) pada saat sandar di Pelabuhan Salafen Distrik Misool Utara Kabupaten Raja Ampat.

Tim gabungan TNI-Polri melakukan operasi pekat jelang Natal 25 Desember dan Tahun Baru 1 Januari 2024 berdasarkan Surat Perintah Tugas Kapolsek Misool Nomor : 17/XII/2023/Sek. Misool.

Kapolres Raja Ampat, AKBP Edwin Parsaoran, S.IK., M.IK dalam rilis yang diterima media ini, Minggu (17/01/2023) mengatakan penertiban minuman keras jenis cap tikus atau sejenisnya ini dalam rangka menghilangkan penyakit masyarakat yang mana merayakan hari Natal dan Tahun baru dengan mengkonsumsi Minuman Lokal yang berlebihan.

“Penertiban penyakit masyarakat “MIRAS LOKAL” dan peredaran Narkoba jelang Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di kapal Kiney dari jam 06:00 hingga selesai” ujar Kapolres Raja Ampat.

Sementara itu, Kapolsek Misool, Suhardi mengatakan jajaran Polsek Misool bersama Koramil 1805/04/Misool laksanakan giat operasi Razia Miras di kapal penumpang KM.Kiney Rute Taniwel- Wahai-Salafen- Sorong.

Dijelaskannya Polsek Misool dan Koramil menyisir kapal penumpang tersebut dari atas hingga dalam palka. Adapun hasil yang di peroleh dari razia tersebut diantaranya di temukan minuman keras Lokal jenis Cat Tikus sebanyak 300 liter, dengan rincian :

  1. 36 Jergen Ukuran 5 liter penuh = 185 liter
  2. Jergen Ukuran 25 liter penuh = 50 liter
  3. 15 kantong plastik ukuran es batu = 65 Liter

Kapolsek Misool menerangkan 300 liter minum jenis cap tikus yang dibawah dari Taniwel- Wahai-Salafen- Sorong milik LE dan PHL. Dari informasi yang diperoleh Kata Kapolres Misool, Cap Tikus tersebut direncanakan akan diedarkan di Misool dan sekitarnya.

“Miras tersebut di bawa oleh pelaku dari Taniwel seram bagian barat untuk di jual atau di edarkan di daerah Misool Raja Ampat.,” ucap Suhardi.

Suhardi menerangkan, Sementara miras lokal di amankan di Polsek Misool untuk di data dan menunggu perintah /juklak pimpinan lebih lanjut.