Sekjen PDIP Sindir Prabowo dan Sri Mulyani Soal Anggaran Alutsista Rp386 Triliun

TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyayangkan keputusan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani yang menambah pinjaman luar negeri hingga Rp 385 triliun untuk membeli alat utama sistem senjata (alutsista). Menurut Hasto anggaran tersebut seharusnya menjadi tanggung jawab Prabowo Subianto selaku Menteri Pertahanan (Menhan).

“Kami sangat sedih ketika mendengar keterangan dari Bu Sri Mulyani bahwa kenaikan harga-harga kebutuhan pokok rakyat justru dijawab oleh Bapak Prabowo selaku Menteri Pertahanan (dengan) menambah pinjaman luar negeri hingga mencapai Rp 386 triliun untuk beli alutsista,” ucap Hasto Kristiyanto saat konferensi pers di Kantor DPP PDIP, Jakarta, dikutip Teropongnews, Minggu (17/12/2023).

Lebih rinci Hasto mengungkapkan saat ini Indonesia tengah dilanda banyak tantangan, terlebih disektor pendidikan. Dia mencontoh permasalahan pandemi Covid-19 belum juga pulih terutama dari sisi ekonomi, yang mana harga kebutuhan pokok semakin tinggi.

“Sementara, perang yang kita hadapi adalah perang terhadap kemiskinan, kebodohan, ketidakadilan dan juga bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan kita,” jelas Hasto.

Sebelumnya, kenaikan jumlah anggaran untuk Kemenhan disebutkan oleh Sri Mulyani pada akhir November lalu. Sri Mulyani menjelaskan, awalnya alokasi untuk pinjaman luar negeri tahun 2020-2024 yang sudah disetujui oleh Presiden Jokowi adalah US$ 20,75 miliar.

“Kemarin, karena ada perubahan maka alokasi untuk 2024 menjadi US$ 25,0 miliar,” ucap Sri Mulyani di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (29/11).