Jelang Nataru, Disperindag Kota Ambon Akan Gelar Pasar Murah

Kepala Disperindag Kota Ambon, Josias Loppies. Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Menjelang Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon akan menggelar pasar murah, yang disasarkan pada warga Kota Ambon, yang memiliki kemampuan ekonomi rendah.

Kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara terpusat pada dua lokasi, yakni di Pantai Wainitu, Kecamatan Nusaniwe, dan Gereja Petra, Kelurahan Waihoka, Kecamatan Sirimau.

“Kegiatan ini akan dilakukan dua hari, yaitu tanggal 13-14 Desember, yang berlokasi di Pantai Wainitu dan samping Gereja Petra,” ujar Kepala Disperindag Kota Ambon, Josias Loppies kepada wartawan, di Balai Kota Ambon, Kamis (7/12/2023).

Menurutnya, untuk komoditi yang dijual, yakni bahan pokok (bapok) yang disiapkan sebanyak 2.100 paket, yang berisi telur satu rak, gula pasir, susu kental manis atau kaleng, terigu satu kilo, minyak kelapa satu liter, dan mentega.

“Komoditi yang akan dilepas itu per paketnya dikenakan harga Rp. 50 ribu. Jadi Disperindag sudah siapkan 1.050 paket di Pantai Wainitu, dan 1.050 paket di Gereja Petra,” bebernya.

Dirinya berharap, dengan adanya pasar murah ini, kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi menjelang nataru.

Sementara itu, terkait ketersediaan bapok 50 hingga 60 hari ke depan, Loppies mengaku, barangnya masih tersedia.

“Ketersediaan stok barang itu masih bisa di antisipasi. Antara lain beras sebanyak 5.160 ton, minyak goreng, terigu, telur ayam, gula pasir, margarin, dan susu kaleng, masih bisa sampai 50-60 hari ke depan,” ungkapnya.

Untuk itu Ia meminta kepada warga agar tak perlu khawatir harga-harga akan naik jelang Nataru, lantaran dalam waktu dekat pasokan bapok juga akan masuk ke kota ini.

“Berdasarkan data yang kita peroleh dari distributor maupun Bulog, dan gerai-gerai modern, bapok yang akan dipasok dalam waktu dekat yakni, beras sebanyak 4.951 ton, minyak goreng sebanyak 263.156 liter, terigu sebanyak 122,40 ton, telur ayam ras sebanyak 36.000 butir, gula sebanyak 125 ton, dan ayam ras sebanyak 5.239 ton. Nantinya kita pasti koordinasi dengan kepolisian, untuk mengantisipasi penimbunan kebutuhan bapok di Nataru ini,” tandas Loppies.

<