HMZ; Saya Mengundurkan Diri dari Partai Golkar Bukan Dipecat

Ketua DPW Partai Perindo Papua Selatan, Hendrik Mahuze. Foto-Getty/TN

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Ketua DPW Partai Perindo Papua Selatan Hendrikus Mahuze (HMZ) angkat bicara perihal informasi pemecatan dirinya dari Partai Golkar.

Ia menyebut, perpindahan dari satu partai ke partai lain adalah hal yang wajar, sehingga tidak perlu lagi ada ketidakpuasan dari pihak tertentu. Dan perpindahannya dari Golkar ke Perindo murni mengundurkan diri bukan pemecatan.

Hendrik menepis informasi yang mengatakan bahwa dirinya sebelumnya dipecat dari Partai Golkar. Bagi dia, bukan pemecatan melainkan dengan sadar mengundurkan diri Partai Golkar dan bergabung ke Perindo.

“Saya menanggapi apa yang disampaikan oleh Sekretaris DPD 1 Partai Golkar Papua Selatan, bagi saya itu mungkin mereka masih kepo dengan saya. Dan kalau proses pemecatan, tujuannya bahwa seseorang yang sudah keluar tidak boleh masuk ke partai itu lagi. Dan terus terang saya tidak mungkin akan kembali ke sana, saya sudah punya perahu sendiri,” terang Hendrik dalam jumpa pers, Jumat (29/12/2023) di Sekretaris Pemenangan HMZ Jalan Raya Mandala Merauke.

Kesempatan itu HMZ menyarankan, lebih baik mengurus partai masing-masing ketimbang mengusik ketenangan orang atau partai lain.

“Saya sudah punya partai yang namanya Perindo dan mereka Partai Golkar. Mari kita bersaing secara sehat dan bertarung untuk 2024. Secara organisasi saya sudah mengundurkan diri, berarti saya sudah tidak ada kaitannya dengan Partai Golkar,” pungkas Hendrik.

Kalau urusan pemecatan, lanjut Hendrik, harusnya dilakukan oleh DPD 2 bukan dari provinsi. Sehingga, bagi Hendrik, ia punya keinginan tidak mau mencari permusuhan dengan partai apapun di Merauke, dan Hendrik Mahuze keluar dari Partai Golkar tidak pernah dipecat dan tidak melanggar yang namanya PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan Tidak Tercela) .

“Mari kita urus rumah tangga kita masing-masing, tidak usah campuri rumah tangga orang lain,” tandasnya.