Hadiri Webinar bersama Diaspora London, Komandan TKN Fanta Prabowo-Gibran Ingatkan Hak Pilih

TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Kelompok relawan, Kawan Muda Indonesia (KMI) dan Fanta Diaspora menggelar diskusi akhir tahun yang bertajuk “Dinamika Geopolitik di Eropa dalam Pandangan Diaspora Muda Indonesia”. Fanta Diaspora merupakan bagian dari TKN Fanta Prabowo Gibran yang khusus menggarap warga negara Indonesia muda yang sedang bermukim di luar negeri.

Diskusi itu digelar di wilayah Custom House, London, Inggris pada hari Sabtu, 16 Desember 2023 pukul 21.30 waktu setempat. 

Dalam diskusi tersebut hadir secara di London, Ketua DPLN PSI UK Shandy Adiguna dan Ketua DPLN Partai Gerindra UK Cynthia Hapsarie.

Sementara hadir secara daring Komandan TKN Fanta Prabowo-Gibran Arief Rosyid Hasan, Wakil Komandan TKN Fanta Prabowo-Gibran Ulta Levenia Nababan, politisi muda Inggris Thelma Odoi, caleg PSI Dapil Jakarta II dan Luar Negeri yang juga Wakil Sekjen DPP PSI Marsha Damita Siagian, Juru Bicara muda dari PAN Faiz Arsyad dan mahasiswa Indonesia di Inggris Alia Rizki.

Komandan TKN Fanta Prabowo-Gibran, Arief Rosyid Hasan membuka acara tersebut dan menekankan pentingnya orang muda untuk tidak menyia-nyiakan hak suaranya di Pilpres 2024 mendatang. Sebab kata dia, menghadapi bonus demografi, orang muda berperan dalam menentukan arah kebijakan bangsa.

“Karena dalam menghadapi bonus demografi, anak muda harus ikut berperan dalam menentukan arah kebijakan bangsa. Bisa dimulai dengan datang ke TPS, mencoblos pilihannya,” kata Arief Rosyid Hasan secara daring, yang dikutip dalam pernyataan tertulis yang diterima TeropongNews, Senin (25/12/2023).

Wakil Direktur Pemilih Muda pada era TKN Jokowi-Ma’ruf 2018 ini menilai, pasangan capres dan cawapres nomor urut dua memiliki keberpihakan terhadap orang mud.

“Saya melihat paslon 02, dengan cawapres muda Gibran Rakabuming Raka, tentu memiliki pemahaman yang genuine, komitmen dan keberpihakan kepada orang muda,” kata dia.

Di kesempatan yang sama, seorang politisi muda di Inggris, Thelma Odoi menceritakan perjalanan karirnya sebagai politisi muda di Inggris. Thelma juga mendorong agar anak muda di Indonesia untuk masuk partai politik.

“Karena melalui partai politik, anak muda dapat melakukan perbaikan, mempengaruhi kebijakan yang memiliki dampak yang riil dan luas,” tutur Thelma Odoi.

Wakil komandan TKN Fanta Prabowo-Gibran Ulta Levenia yang juga hadir secara daring menuturkan pentingnya memiliki kepemimpinan nasional yang kuat. Selain itu kata dia, penting juga memiliki pemahaman geopolitik dan pertahanan-keamanan yang baik. 

“Terutama mengingat meningkatnya tensi politik global karena perang Rusia-Ukraina, perang Israel-Palestina maupun rivalitas Amerika-China. Indonesia harus berperan aktif dalam menciptakan perdamaian dunia serta menghadirkan stabilitas global,” ujar peneliti terorisme itu.

Juru bicara muda dari Partai PAN Faiz Arsyad yang tinggal di Rusia menyampaikan situasi yang dialami oleh pelajar Indonesia di Rusia saat agresi militer yang dilakukan Rusia kepada Ukraina. Kata dia, meskipun serangan tersebut bukan yang pertama dilakukan oleh Rusia, namun dampaknya dirasakan penduduk Rusia.

“Salah satu yang menarik adalah keharusan mengikuti wajib militer bagi pemuda Rusia termasuk bagi para tenaga pengajar yang umumnya juga masih berusia muda. Sebagian dari mereka memilih untuk menghindar dengan pergi keluar dari negaranya, dan sebagian lagi justru menanti untuk dipanggil turut membela negaranya,” ujar Faiz Arsyad.

Sementara itu Alia Rizki atau disapa Alisha, mahasiwa Indonesia di Leeds Art University mengaku beruntung dapat melihat berbagai sudut pandangan dalam melihat geopolitik Eropa dan negara-negara tetangganya dari kawan sesama pelajar yang datang dari berbagai negara. Dalam kesempatan itu, ia meyakini kepemimpinan pemerintah Indonesia di bawah Prabowo-Gibran akan membawa Indonesia yang lebih maju.

“Kelak kepemimpinan Prabowo Gibran akan mampu membawa Indonesia lebih maju menyongsong Indonesia Emas 2045,” papar Alisha.

Ketua DPLN PSI UK Shandy Adiguna optimis generasi muda sudah siap mengambil peran signifikan dalam kancah nasional. “Melihat banyak generasi muda diaspora Indonesia yang menjadi pembicara maupun yang hadir telah memiliki pandangan serta pemahaman yang baik atas dinamika politik Internasional,” ucap Shandy.

Hal senada dikatakan Caleg dapil Jakarta II dan luar negeri yang juga Wasekjen DPP PSI, Marsha Damita Siagian. Ia mengapresiasi kegiatan diskusi akhir tahun ini. 

“Saya mengharapkan agar semakin banyak diaspora muda yang terlibat,” jelas Marsha secara daring.