Politisi PDIP Luncurkan Buku ‘Kisah Anak Petani Karet yang Kini Berkiprah di Senayan’

Politis PDIP Marinus Gea saat meluncurkan buku perdananya dengan judul 'Marinus Gea, Kepingan Kisah Perjuangan Anak Petani Karet' di Hotel Mercure Batavia, Jakarta, Sabtu (25/11/2023). (Foto: Ist/TN).

TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Marinus Gea merilis buku pertamanya yang mengkisahkan soal perjalanan panjang Marinus Gea, sang anak petani karet yang kini berhasil menduduki kursi di senayan sebagai Anggota Komisi XI DPR RI di Hotel Mercure Batavia, Jakarta, Sabtu (25/11/2023).

Buku yang berjudul ‘Kepingan Kisah Anak Petani Karet’ itu banyak mendapat respons positif dari sesama anggota DPR RI yakni Indah Kurniawati. Anggota Komisi XI DPR RI ini menilai, Marinus adalah sosok yang lengkap. Selain memiliki kecerdasan, Marinus juga memiliki pengetahuan yang luas.

“Secara kasat mata dilihat sosoknya good looking, kemudian berbicara dengan dia semakin asyik karena dia bisa diajak ngobrol dalam segala aspek kehidupan,” kata Indah melalui tayangan video dalam peluncuran buku Marinus Gea seperti dikutip TeropongNews, Senin (27/11/2023).

Selain itu, Indah menyampaikan Marinus adalah sosok yang rendah hati dan mudah berbaur ke segala segmen. Hal itu yang membuat Marinus dipandang sebagai sosok yang spesial di mata para kerabatnya.

“Orang yang terbuka terus kemudian hangat, humble tidak terlalu memposisikan diri tinggi gitu,” ujarnya.

“Dia bisa bergaul dan masuk ke segala segmen dan segala cuaca, Marinus Gea top deh,” sambungnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Willy Aditya membenarkan sikap rendah hati yang sering ditunjukkan Marinus. Sebab, ia sudah menganggap Marinus adalah sahabatnya yang sangat dekat.

“Bung Marinus Gea adalah seorang sahabat, kolega dan tentu CS yang sangat humble dan mudah bergaul dengan siapa saja,” kata Willy dalam kesempatan yang sama.

Lebih lanjut, Politisi Partai NasDem itu menyampaikan, mudah bergaul sudah menjadi ciri khas bagi anak rantau. Lalu, kata Willy, sosok pria kelihiran Nias, Sumatera Utara itu adalah yang ia maksud.

“Inilah kekuatan karena apa anak rantau memiliki kekuatan bisa bergaul di mana bumi dipijak di sana langit dijunjung, jadi itulah kekuatan,” ujarnya.

Willy mengatakan, walaupun dirinya dan Marinus berbeda partai. Namun ia mengaku memiliki spirit yang sama untuk membangun negara yang lebih baik.

Dengan adanya peluncuran buku ini, Willy turut mendoakan karir Marinus Gea alami peningkatan, dan tak menutup kemungkinan bisa menjadi Gubernur Nias di kemudian hari.

“Ke depan tentu lebih berkiprah lebih tinggi lagi sebagai representasi Nias dalam pentas politik nasional dan calonnya jadi provinsi kemarin disediakan jadi gubernur,” pungkasnya.

Anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun juga ikut berkomentar soal sosok Marinus Gea. Ia menilai Marinus sosok anak muda yang mempunyai kemampuan melebihi yang lain.

“Di atas rata-rata, kita mengatakan. Karena apa? Dia bisa memposisikan dirinya sebagai orang Nias, tetapi dia bisa eksis di parlemen dengan elektoral yang kuat, justru bukan di daerahnya. Dan ini merupakan sebuah nilai yang lebih bagi seorang Anggota DPR,” ujarnya.

Politisi Partai Golkar itu menilai, hal itu sebagai bukti bahwa Marinus memiliki kinerja yang baik dan dapat dipercaya masyarakat. Karenanya, ia bisa mendapat kepercayaan untuk mewakili masyarakat Banten di parlemen.

“Ini menjadi bukti bahwa seorang Marinus Gea itu menjadi orang yang terpercaya, mempunyai kerja-kerja real, nyata di masyarakat, sehingga layak mewakili daerah pemilihannya, yaitu Banten,” pungkasnya.