Ketua GMNI Kota Sorong Angky Dimara : Menteri Investasi RI Yang Harus Sadar Diri

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Ketua GMNI Kota Sorong Angky Dimara kecam pernyataan Mentri Investasi Republik Indonesia Bahlil Lahadalia dalam sambutannya di acara Sail Teluk Cenderawasih “Inilah sebagai bentuk kecintaan bapak presiden kepada kita orang Papua. Capek pun, flu pun bapak presiden mau hadir bersama kita hari ini,”.

Atas kebaikan Presiden Jokowi dengan menghadiri acara itu, Bahlil meminta masyarakat Papua untuk sadar diri. “
Saya tidak melanjutkan, silakan terjemahkan sendiri,” kata Bahlil.
Berangkat dari narasi di atas yang meminta orang Papua untuk sadar diri.

Ketua DPC GMNI Kota Sorong mendesak DPRD Fraksi Otsus, MRP, Bupati/Walikota dan Pj Gubernur Papua Barat Daya untuk segera memanggil Mentri Investasi dan meminta beliau untuk segera mengklarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf kepada orang papua secara terbuka. Karena apa yang di sampaikan oleh beliau telah menginjak-injak harga diri orang Papua.

Menurut ketua DPC GMNI Kota Sorong apa yang di sampaikan oleh Mentri Investasi(Bahlil)itu sangat tidak etis dan tidak mencerminkan dia sebagai seorang Mentri atau Negarawan, sebab pernyataan itu seakan akan menuntut imbalan dari orang Papua terhadap apa yang selama ini Pemerintah Pusat khususnya Presiden RI lakukan terhadap orang Papua dalam hal pembangunan di Papua.

Menurut saya orang Papua tidak perlu berterimakasih kepada pemerintah dalam hal ini Presiden karena apa yang dilakukan selama ini baik kunjungan ke Papua adalah hal yang sah dan wajar wajar saja atau pembangunan terhadap orang Papua adalah amanat Undang Undang Dasar yang menjamin kesejahteraan warga negara indonesia plus undang undang Otsus yang menjamin kekhususan bagi orang Papua. Orang Papua berhak untuk mendapatkan perhatian dari pemerintah karena Papua adalah bagian dari NKRI.

Menurut saya harusnya Mentri Investasi (Bahlil) yang tidak tau diri ini yang berterimakasih kepada orang Papua karena sudah makan, sekolah, tumbuh kembang di Papua hingga mendapatkan jabatan Mentri di republik ini. jangan sok sok mau jadi pahlawan bagi Presiden.

Saya Angky Dimara Ketua GMNI Kota Sorong yang juga merupakan orang Papua, tegaskan kepada Presiden Republik Indonesia selama Bahlil tidak meminta maaf secara terbuka kepada orang Papua jangan pernah datang ke Papua khususnya wilayah Sorong Raya.

Ini bukan ancaman tapi ini bentuk kekecewaan saya selaku Ketua GMNi yang juga merupakan orang asli Papua terhadap apa yang di katakan oleh saudara bahlil.

Kami minta pertanggung jawaban dari Mentri investasi atas apa yang beliau sampaikan kepada orang Papua Seakan akan kami orang Papua selama ini mengemis pembangunan kepada pemerintah pusat, padahal kami juga berhak tanpa syarat untuk menikmati pembangunan dan perhatian pemerintah pusat.

Banyak Orang Non Papua yang lahir besar di Papua dan berbuat baik kepada orang Papua tapi tidak pernah bersikap senonoh seperti apa yang di lakukan oleh Mentri investasi terhadap orang Papua.Sebagai seorang aktivis muda saya sangat sesalkan apa yang di katakan oleh Mentri investasi,pasalnya beliau merupakan aktivis senior,namun pernyataan beliau ini tidak mencerminkan beliau sebagai seorang aktivis.

Saya tegaskan kepada Mentri investasi agar jangan menggunakan pembangunan dan perhatian yang di lakukan oleh Presiden RI Bapak Jokowi terhadap orang Papua sebagai alat tukar politik di Pilpres 2024 urusan kunjungan presiden ke Papua setelah 2 hari dari luar negri itu adalah konsekuensi sebagai seorang pemimpin.

Jangan berperan apa lagi hitung-hitungan terhadap rakyat kalo jadi pemimpin. Kepada saudara bahlil, boleh cari jabatan tapi bukan dengan cara menyakiti hati rakyat.