Bantu Pemkot Ambon Tingkatkan PAD, Wattimena Apresiasi PT. Bank Mandiri

PJ Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena dan PJ Area Head Maluku PT. Bank Mandiri, Azizi Rahim, saat menandatangani MoU, di ruang kerja Wali Kota, Senin (27/11/2023). Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, AMBON – PJ Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena memberikan apresiasi kepada pihak PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk, yang telah membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), melalui digitalisasi penerimaan pembayaran pajak dan retribusi daerah, serta layanan Kartu Kredit Pemerintah (KKP).

Pemkot Ambon dan PT. Bank Mandiri melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang pengembangan layanan perbankan bagi kepentingan publik, di Kota Ambon.

Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Wattimena, yang didampingi Sekretaris Kota (Sekkot), Agus Ririmasse, sedang dari pihak Bank Mandiri diwakili PJ Area Head Maluku PT. Bank Mandiri, Azizi Rahim, di ruang kerja Wali Kota, Senin (27/11/2023).

Turut menyaksikan, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), Roy de Fretes, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), J. Silano, serta Kabag Hukum Sekretariat Daerah, Lexy Manuputty.

“Terima kasih kepada Bank Mandiri, atas kolaborasi untuk pelayanan berbagai kepentingan publik, terutama untuk peningkatan PAD dan fasilitasi KKP di Pemkot Ambon. Saya yakin, hal ini akan membawa dampak positif bagi kita di Kota Ambon, dan membawa manfaat bagi Pemkot juga bagi Bank Mandiri,” ujar Wattimena.

Dijelaskan, dengan adanya MoU ini, maka di tahun anggaran 2024 Pemkot Ambon dalam proses belanja daerah sudah dapat menggunakan KKP, guna meminimalisir penggunaan uang tunai dalam transaksi.

“Kita berharap tanggung jawab pemerintah dalam proses belanja daerah dapat menggunakan KKP. Oleh sebab itu, MoU ini agar ditindaklanjuti oleh semua OPD yang ada di lingkup Pemkot Ambon,” pinta Wattimena.

Sementara itu, PJ Area Head Maluku PT. BanK Mandiri, Azizi Rahim mengaku, sebagai bank dengan aset terbesar di Indonesia, pihaknya siap bekerjasama dengan pemkot terkait keuangan daerah, baik dari sisi penerimaan, proses, hingga pengeluaran, meliput M-Pos, layanan platform keuangan digital Kopra By Mandiri untuk bill colection, serta fasilitas KKP.

“Merupakan suatu kehormatan bagi kami, dapat menyediakan layanan perbankan bagi Pemkot Ambon mulai pintu masuk, proses, hingga pintu keluar, sehingga dapat memberikan manfaat bagi kita semua,” terangnya.

Ditemui terpisah usai penandatanganan MoU, Kepala BPPRD Kota Ambon, Roy de Fretes membenarkan fasilitasi KKP dari Bank Mandiri yang dikerjasamakan dengan Pemkot Ambon.

Dia menjelaskan, nantinya dalam proses belanja pemerintah tidak lagi menggunakan uang tunai.

“Jadi dari BPKAD, anggaran disetor ke bank, lalu dari pihak bank menyerahkan KKP ke OPD, sehingga kita tidak lagi diberi uang tunai untuk belanja barang operasional dan belanja modal, juga untuk biaya perjalanan dinas,” pungkas de Fretes.