PemerintahanPolitik

Pengamat Sebut Lebih Baik Status Jakarta Tetap DK atau Menjadi Daerah Istimewa

×

Pengamat Sebut Lebih Baik Status Jakarta Tetap DK atau Menjadi Daerah Istimewa

Sebarkan artikel ini
Suasana malam hari maskot DKI Jakarta yakni Monumen Nasional (Monas) yang berada di kawasan Gambir, Jakarta Pusat. (Foto : Pierre Ombuh/TN)

TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Pengamat Tata Kota Nirwono Yoga menyebut lebih baik status Jakarta tetap menjadi Daerah Khusus (DK) atau dirubah menjadi Daerah Istimewa (DI), walaupun sudah tak menjadi Ibu Kota Negara Republik Indonesia (RI).

Sebab tahun depan, Ibu Kota RI akan pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajem Paser Utara, Kalimantan Utara. Daerah Khusus Jakarta (DKJ) disebut-sebut akan menggantikan nama dari Daerah Khusus Ibu Kota (DKI).

“Jakarta sebaiknya tetap menjadi Daerah Khusus (DK) atau Daerah Istimewa (DI) seperti Yogyakarta dan Aceh dengan segala potensinya yang terbaik di Indonesia,” ujar Nirwono kepada wartawan seperti dikutip TeropongNews, Kamis (21/9/2023).

3964
Mana Calon Gubernur Papua Barat Daya Pilihan Anda yang Layak?

 www.teropongnews.com sebagai media independen meminta Anda untuk klik siapa calon yang digadang-gadang oleh Anda untuk dipilih dan layak jadi calon Gubernur Papua Barat Daya Periode 2024-2029,  kemudian klik Vote pada bagian paling bawah ini.

Nirwono juga mengatakan tak menutup kemungkinan akan adanya pemekaran untuk menyatukan disekitar Jakarta. Sebab, hal ini guna membuat Jakarta dan sekitarnya menjadi pusat perekonomian dengan skala nasional.

“Jakarta dan sekitar akan terus berkembang sebagai pusat perekonomian nasional seperti New York dan pusat perkembangan kota di Indonesia yang akan bersaing dengan kota-kota besar di dunia, dan setara dengan Tokyo Raya dan London Raya,” jelasnya.

Adapun hal ini tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 60 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur (Jabodetabekpunjur).