KriminalitasLingkungan

Dua Ekor Burung Nuri Ditahan Petugas Karantina Pertanian Merauke

×

Dua Ekor Burung Nuri Ditahan Petugas Karantina Pertanian Merauke

Sebarkan artikel ini
Petugas menunjukan dua kardus berisikan burung Nuri yang ditahan di Pelabuhan Laut Merauke.Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Petugas Karantina Pertanian Merauke menahan dua ekor burung Nuri asal Kabupaten Asmat saat kedatangan Kapal KM. Sirimau di Pelabuhan Merauke, Sabtu (9/9/2023).

1466
Mana Calon Gubernur Papua Barat Daya Pilihan Anda yang Layak?

 www.teropongnews.com sebagai media independen meminta Anda untuk klik siapa calon yang digadang-gadang oleh Anda untuk dipilih dan layak jadi calon Gubernur Papua Barat Daya Periode 2024-2029,  kemudian klik Vote pada bagian paling bawah ini.

Setibanya kapal pada jam 05.30 WIT di pelabuhan, terpantau barang yang mencurigakan dan ternyata ada dua kardus berisikan masing-masing satu burung Nuri yang merupakan burung endemik yang harus dilindungi.

“Kami menahan dari pemiliknya
sebagaimana tupoksi Karantina Pertanian adalah mengawasi barang bawaan penumpang dan tentengan yang berpotensi membawa komoditas pertanian tumbuhan maupun hewan,” ungkap Perwakilan Karantina Pertanian Merauke,Anastasia Diva Putri, saat melakukan pengawasan.

Sayangnya, ketika ditanyai kelengkapan dokumen Karantina, dua pemilik tidak dapat menunjukkan. Mereka kemudian dibawa ke Kantor Pelayanan Karantina Wilayah Kerja untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Karena tanpa dokumen penyerta, maka dua burung itu dibawa ke kandang penahanan.”

Kepala Karantina Pertanian Merauke Cahyono mengatakan turut prihatin akan kesadaran masyarakat yang dinilai masih kurang dalam melindungi hewan endemik tersebut. Masih saja dijumpai ada yang tidak patuhi larangan pemerintah.

“Burung-burung tersebut tinggalnya di alam dan bukan untuk dipelihara. Mari kita jaga bersama satwa-satwa endemik Papua demi menjaga ekosistem alam,” ajak Cahyono.