Berita

Presiden Jokowi Hadiri Muktamar Rabithah Melayu Banjar

×

Presiden Jokowi Hadiri Muktamar Rabithah Melayu Banjar

Sebarkan artikel ini
Presiden RI, Joko Widodo, saat memberikan sambutan pada acara Muktamar Rabithah Melayu Banjar, di halaman Pendopo Bersinar jalan Stadion, Pembataan Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Jumat (17/3/2023). Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, BANJAR – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menghadiri Istighosah dan doa bersama dalam rangkaian acara Muktamar Rabithah Melayu Banjar, di halaman Pendopo Bersinar jalan Stadion, Pembataan Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Jumat (17/3/2023).

1240
Mana Calon Gubernur Papua Barat Daya Pilihan Anda yang Layak?

 www.teropongnews.com sebagai media independen meminta Anda untuk klik siapa calon yang digadang-gadang oleh Anda untuk dipilih dan layak jadi calon Gubernur Papua Barat Daya Periode 2024-2029,  kemudian klik Vote pada bagian paling bawah ini.

“Saya mengajak kita semuanya untuk bersama-sama berdoa berikhtiar, baik lahir maupun batin, bekerja keras dengan sekuat tenaga, untuk mewujudkan pembangunan Ibu Kota Nusantara sebagai pintu gerbang percepatan pembangunan di pulau Kalimantan,” kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada segenap masyarakat Melayu Banjar, sekaligus mengingatkan, jika tanah ini dikenal dengan tanah yang religius, menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan nilai-nilai adat tradisi ketimuran.

Dikesempatan ini juga, Presiden memohon ridho Allah, agar selalu membimbing dan memudahkan langkah-langkah para alim ulama, tuan guru dan para mualim, serta segenap masyarakat melayu Banjar.

“Mohon didoakan bangsa ini agar selalu di dalam keberkahan,” kata Presiden RI.

Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, Sekretaris Kabinet RI Pramono Agung, Rombongan Menteri Kabinet Bersatu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo beserta PJU Mabes Polri, Kapolda Kalsel, Danrem 101/Antasari, Gubernur Kalsel diwakili Sekda, Ketua RMB, Para Tuan Guru, Alim ulama dan Habaib.