Menjamin Kualitas Air Bersih, PDAM Merauke Butuh Mesin Penjernih

Direktur PDAM Merauke, Katrin Rapar. Foto-Getty/TN

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Untuk meningkatkan kualitas air bersih di Kota Merauke, Papua Selatan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Jereukom perlu pengadaan mesin penjernih air atau water treatment.

Tujuannya agar air yang dialirkan dari sumber Rawa Biru sebelum sampai ke pelanggan dapat dilakukan penyaringan atau filter terlebih dahulu sehingga benar-benar bersih dan jernih.

“Selama ini ada pelanggan kita yang komplain di bulan-bulan tertentu warna airnya kemerahan,” ucap Direktur PDAM Merauke, Katrin Rapar, Kamis (16/3/2023).

Tidak diam saja, PDAM dalam bisnis plannya untuk rencana kerja lima tahun ke depan mengajukan ke Pemda setempat supaya dibantu pengadaan mesin penjernihan air.

“Mudah-mudahan di tahun-tahun berikutnya kita bisa difasilitasi untuk membangun dan pengadaan mesin penjernihan air,” sambungnya.

Dikatakan, dalam proses ini membutuhkan biaya yang cukup besar, sebagaimana hasil study banding di Jayapura bahwa untuk 40 liter/detik membutuhkan biaya senilai 20 miliar karena banyak bangunan dan mesin yang harus dibangun dengan proses penyaringan yang dilakukan secara bertahap.

Mengingat kini daerah selatan sudah dimekarkan menjadi Provinsi Papua Selatan, maka diharapkan baik pemerintah provinsi maupun kabupaten berkolaborasi membantu sarana yang dibutuhkan PDAM guna dapat menyediakan air bersih yang lebih baik kepada masyarakat.

Sambil menunggu pengadaan mesin penjernihan tersebut, cara penjernihan dilakukan secara manual, yaitu mencampurkan air dari Rawa Biru dengan air sumur milik PDAM sebanyak 19 sumur yang ada di sekitar taman kota yang disedot masuk ke stasiun pompa PDAM di Muli.