Jalan di Sidoarjo Rusak Parah, Bambang Haryo Lakukan Hal Ini

Politisi Partai Gerindra Bambang Haryo Soekartono (BHS). Foto: tangkapan layar.

TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Politisi Partai Gerindra Bambang Haryo Soekartono (BHS) kembali turun ke masyarakat. Setelah dirinya mendapat keluhan dari warga Sidoarjo khususnya wilayah Krembung, terkait jalanan yang mengalami kerusakan.

“Tentang adanya kerusakan jalan yang sangat parah dipertigaan jalan PG Krembung yang juga menghubungkan Jalan Provinsi (Antar Kabupaten). Dimana begitu banyak kendaraan logistik dan pribadi serta sepeda motor yang mengalami kesulitan saat melewati dijalan tersebut,” kata BHS dikutip dalam laman instagram pribadinya @bambangharyos, Selasa (7/3/2023).

Anggota DPR RI periode 2014-2019 ini menyebut kerusakan sampai dengan saat ini masih belum dilakukan perbaikan dan sudah terjadi sejak 2 tahun yang lalu.

“Sudah membawa korban kecelakaan motor yang mengakibatkan meninggalnya warga Sidoarjo termasuk puluhan truk mengalami patah pir dan mengakibatkan kemacetan parah. Ini tentu akan menghambat pertumbuhan ekonomi di Sidoarjo dan sekitarnya, serta membahayakan terhadap keselamatan warga Sidoarjo,” jelas BHS.

“Dimana seharusnya Negara yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten harus bisa melindungi keselamatan warganya.Dan saya bersama Tim BHS Peduli saat itu, pada tanggal 24 Februari 2023 menyaksikan dan melihat langsung betapa berat dan membahayakannya medan jalan yang menjadi kendala dan sudah tersebar di media sosial, radio dan cetak di Sidoarjo, tetapi tetap belum ada penanganan sampai dengan saat ini,” lanjut dia.

Padahal, menurutnya, besaran anggran APBD Sidoarjo termasuk sangat besar yaitu sebesar Rp 5,3 Triliun dan bahkan terbesar nomor 2 di Jawa Timur dengan luasan Sidoarjo yang hanya sebesar 714,2 kilometer persegi.

Bila dibandingkan dengan Kabupaten Banyuwangi, kata BHS, yang luasnya 5.782 kilometer persegi dan Anggaran APBD yang hanya sebesar Rp 3,1 Triliun, serta Kabupaten Jember yang luasnya 3.923 kilometer persegi dan Anggaran APDB nya yang hanya sebesar Rp 3,92 triliun. Seharunya, kata dia, wilayah Sidoarjo sudah harus terbebas dari jalan jalan yang rusak parah yang sangat membahayakan keselamatan warga Sidoarjo.

“Ini bisa memperlambat laju pertumbuhan ekonomi di Wilayah Sidoarjo,” tuturnya.

<