MPR RI Soroti Lonjakan Harga Bahan Pokok Jelang Perayaan Nataru

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) sekaligus Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, di Jakarta, Rabu(7/12/2022).

TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet angkat suara terkait kenaikan beberapa harga bahan pokok dipasaran menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Diketahui, Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) mencatat, mulai ada kenaikan sebagian harga bahan pokok menjelang perayaan Natal dan tahun baru (Nataru).

Untuk itu, Bamsoet meminta pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk dapat mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok tersebut, agar tidak terjadi gejolak di masyarakat. Mulai dari menggencarkan operasi pasar di seluruh kabupaten/kota, meningkatkan kerja sama dengan daerah penghasil pangan untuk kelancaran pasokan bahan pangan. Hingga menyediakan gerakan bantuan tak terduga (BTT) pangan yang ditujukan untuk masyarakat.

“Meminta pemerintah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk melakukan pendataan bahan-bahan pokok yang mengalami kenaikan serta melakukan pencatatan wilayah yang mengalami lonjakan kenaikan harga bahan pokok, agar dapat segera dilakukan evaluasi serta intervensi melalui operasi pasar guna menurunkan harga jelang libur Nataru,” kata Bamsoet, di Jakarta, Kamis (15/12/2022).

Selain itu, dirinya juga mendorong agar pemerintah dan PT. Pertamina secara bersama dapat memberikan subsidi biaya transportasi untuk distributor, sebagai salah satu cara untuk mengendalikan harga pangan agar tidak naik di tingkat pedagang hingga konsumen.

Yang terpenting menurutnya, komitmen pemerintah untuk terus menjaga dan memastikan stok pangan terjaga dengan baik, dan menjaga kestabilan harga khususnya yang ada di pasar tradisional sehingga tidak terjadi kenaikan harga secara signifikan selama periode Nataru.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir terhadap tren peningkatan sebagian harga bahan pokok tersebut yang kerap terjadi di momen-momen tertentu, disamping meminta masyarakat untuk menyikapi kenaikan harga bahan pokok ini dengan bijaksana.

<