DPC GMNI Kota Sorong : PJ Gubernur Papua Barat Jangan Lupa Janji

Ketua DPC GMNI Kota Sorong, Angky Dimara, Foto Ist / TN

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kota Sorong Angky Dimara Meminta PJ Gubernur Papua Barat agar memperhatikan Generasi muda di daerah ini.

Dalam pernyataan Ketua DPC GMNI Kota Sorong yang diterima media ini, selesa (20/12/2022), Angky Dimara menagih janji PJ Gubernur Provinsi Papua Barat. Janji tersebut kata Angky, di sampaikan mantan Kapolda Papua Barat ini pada saat pertemuan di Vega Hotel beberapa waktu lalu sebelum di lantik sebagai Gubernur Papua Barat.

Sebagai Ketua DPC GMNI Kota Sorong, Angky Dimara mengakui bahwa janji penjabat negara yang kini menjabat sebagai Gubernur Papua Barat tersebut tidak dibuat secara tertulis namun perjanjian tersebut menurutnya sangat mengikat apalagi di sampaikan oleh seorang publik figur.

”kami tagih janji Bapa PJ Gubernur Papua barat yang katanya akan memperhatikan pemuda/i di papua barat pada saat pertemuan di hotel vega beberapa saat sebelum bapa menjabat sebagai PJ Gubernur Papua Barat, Memang janji itu tidak tertulis namun apa yang telah di ucapkan harus di laksanakan apa lagi di ucapkan oleh Pejabat Negara yang katanya salah satu putra terbaik papua.” ujar Angky Dimara.

Meski demikian, DPC GMNI Kota Sorong dibawah kepemimpinannya mengapresiasi kinerja Penjabat Gubernur Provinsi Papua Barat atas beberapa program dan komitmen membangun pemuda di Sorong raya.

“Kami mengapresiasi beberapa kinerja bapa tapi kami menilai bapa belum berkomitmen untuk membangun pemuda/i di papua barat. Pemuda/i Khususnya di sorong raya selalu aktif dan responsif terhadap semua isu daerah melalui setiap organisasi/komunitas terutama masalah sosial, namun pemerintah seakan akan buta dan tuli sehingga tidak melihat dan memperhatikan Pemuda/i yang merupakan masa depan papua barat,” lanjutnya.

Dijelaskannya, PJ Gubernur Papua Barat harus menyisihkan HIBA bagi OKP/i dan Cipayung pada APBD papua barat tahun 2023 karena sorong raya masih tercover dalam APBD Papua Barat tahun 2023, dan itu tidak boleh di salurkan lewat KNPI Karena mengingat KNPI di papua barat ini ada lebih dari satu.

Menurutnya, membangun papua barat tidak cukup dengan pencitraan politik dan harus ada kerja nyata. kalau cuma marah marah masyarakat karena palang kantor Gubernur papua barat semua orang juga bisa marah seperti yang bapa lakukan.

Dijelaskan Angky Dimara, Pemerintah perlu memperhatikan banyak bakat anak muda di daerah ini, karena bakat pemuda tidak hanya pada bidang olahraga semata, kegiatan positif pemuda di bidang lain yang menurutnya perlu di perhatikan oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat.

“Ingat Kegiatan Pemuda/i di papua barat bukan hanya di bidang olah raga, masih ada kegiatan kegiatan positif lainnya dari pemuda/i yang belum di perhatikan oleh pemerintah daerah,” ujar Angky Dimara di akhir pernyataannya.