Berita

Pembangunan Jembatan Rampoang di Palopo Sampai Tahap Pemasangan Rangka Bailey

×

Pembangunan Jembatan Rampoang di Palopo Sampai Tahap Pemasangan Rangka Bailey

Sebarkan artikel ini
Pemasangan rangka bailey tengah dilakukan untuk penanganan darurat terhadap Jembatan Rampoang atau Salu Pikun di Kota Palopo yang putus. Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, MAKASSAR – Pemasangan rangka bailey tengah dilakukan untuk penanganan darurat terhadap Jembatan Rampoang atau Salu Pikun di Kota Palopo yang putus.

1546
Mana Calon Gubernur Papua Barat Daya Pilihan Anda yang Layak?

 www.teropongnews.com sebagai media independen meminta Anda untuk klik siapa calon yang digadang-gadang oleh Anda untuk dipilih dan layak jadi calon Gubernur Papua Barat Daya Periode 2024-2029,  kemudian klik Vote pada bagian paling bawah ini.

Penanganan darurat pada jembatan kewenangan Nasional itu dilakukan atas sinergi Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Selatan bersama Dinas PUTR Provinsi Sulawesi Selatan.

Untuk diketahui, Jembatan Rampoang atau Jembatan Sungai Pikun di Kota Palopo, Sulawesi Selatan putus total, Selasa (18/10/2022) malam.

Jembatan Sungai Pikun berada pada lintas tengah Sulawesi Selatan pada ruas jalan Batas Kota Palopo-Batas Kabupaten Luwu Utara. Jembatan ini merupakan penghubung antara Kota Palopo dan Kabupaten Luwu Utara.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, bahwa pemasangan rangka bailey ini, agar akses mobilitas masyarakat segera dapat dilalui.

“Saat ini tengah dilakukan pemasangan rangka bailey sebagai jembatan sementara di Jembatan Rampoang, atau Salu Pikun yang terputus,” kata dia kepada wartawan, di Makassar, Jumat (21/10/2022).

Dia pun berterima kasih atas kerjasama dan dukungan dari pihak kepolisian dan pemerintah daerah setempat, yang membantu dalam mengatur lalu lintas di area lokasi.

Ia pun berharap, masyarakat dapat mendukung kelancaran proses penanganan darurat ini. “Tetap tenang dan tidak panik serta berdoa, semoga Allah Subhana Wa Ta’ala memudahkan kita semua dalam pemulihan kondisi ini. Aamiin,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Selatan Reiza Setiawan mengaku, bahwa telah dilakukan pembersihan jembatan yang runtuh

“Saat ini sedang dilakukan perakitan rangka bailey, dan diharapkan perakitan sekaligus pemasangan akan selesai dalam waktu 10 hari, dan dilakukan ujicoba pembukaan lalu lintas,” jelasnya.