Berita

Bertemu Pimpinan Parlemen AS, Puan Maharani Ucapkan Hal ini

×

Bertemu Pimpinan Parlemen AS, Puan Maharani Ucapkan Hal ini

Sebarkan artikel ini
Ketua DPR RI Puan Maharani, di kompleks parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis, 6 Oktober 2022.

TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Di sela-sela the 8th G20 Parliamentary Speakers’ Summit (P20), Ketua DPR RI Puan Maharani bertemu dengan Ketua Komite Urusan Luar Negeri DPR Amerika Serikat (AS), Gregory W. Meeks. Meeks datang ke Indonesia sebagai delegasi dari DPR AS dalam forum parlemen G20 itu.

1739
Mana Calon Gubernur Papua Barat Daya Pilihan Anda yang Layak?

 www.teropongnews.com sebagai media independen meminta Anda untuk klik siapa calon yang digadang-gadang oleh Anda untuk dipilih dan layak jadi calon Gubernur Papua Barat Daya Periode 2024-2029,  kemudian klik Vote pada bagian paling bawah ini.

Bilateral meeting antara Puan dan Meeks digelar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/10/2022). Di awal pertemuan, Puan mendoakan agar pemilu paruh waktu yang akan digelar AS dalam waktu dekat dapat berjalan lancar. Dalam pemilihan sela itu, akan dipertaruhkan 435 kursi di DPR dan 35 dari 100 kursi di Senat AS.

“Saya mengharapkan agar penyelenggaraan The 2022 Midterm Election, yang akan dilaksanakan pada tanggal 8 November 2022 berjalan dengan lancar. Semoga Pesta demokrasi tersebut dapat menhasilkan hasil yang sesuai dengan kehendak rakyat Amerika Serikat,” kata Puan, di kompleks Senayan, Jakarta, Kamis (6/10/2022).

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu pun berbicara soal hubungan bilateral Indonesia–AS yang terus berjalan positif di tengah dinamika geopolitik global maupun kawasan. Apalagi, kata Puan, Indonesia-AS memiliki kesamaan nilai seperti penghormatan demokrasi dan HAM, toleransi dan kemajemukan, supremasi hukum, serta dalam menjaga stabilitas keamanan kawasan.

“Nilai-nilai ini telah menjadi landasan yang kuat bagi hubungan bilateral kedua negara yang telah terjalin selama puluhan tahun,” tuturnya.

Puan menyebut, kemitraan strategis antara Indonesia dan AS dalam berbagai bidang memperkuat hubungan bilateral kedua negara. Hal itu yang juga menjadi pondasi kerja sama yang memperkuat hubungan people-to-people seperti di bidang pendidikan, ekonomi digital, dan U.S. Peace Corps di Indonesia. Kemitraan strategis tersebut dinilai sangat penting bagi kedua negara.

“Terutama di saat dunia sedang menghadapi tantangan yang kompleks karena biaya energi yang tinggi, inflasi yang tinggi, masalah ketahanan pangan dan dinamika geopolitik termasuk konflik di Ukraina. Pada saat yang sama, pemulihan pasca pandemi juga masih menjadi tantangan besar,” papar Puan.

Lebih lanjut, Puan menilai kerja sama antara Indonesia dan AS yang dapat ditingkatkan adalah dalam bidang pertahanan dan keamanan kawasan. Ia menyinggung soal transisi politik di Afghanistan, stabilitas Laut China Selatan, denuklirisasi Semenanjung Korea, dan pemajuan demokrasi.

“Di bidang ekonomi, saya mencatat adanya peningkatan dalam perdagangan bilateral dalam beberapa tahun terakhir ini, pada masa pandemi. AS sekarang telah menjadi mitra dagang terbesar kedua bagi Indonesia,” ungkapnya.

Puan pun berharap Indonesia dan AS dapat terus memperkuat kerja sama di bidang ekonomi untuk mencapai target perdagangan USD 60 miliar di tahun 2024. Dalam bidang investasi, AS diketahui merupakan investor ke-5 terbesar bagi Indonesia dengan nilai investasi sebesar USD 2,53 miliar, meningkat 238,41 persen dibandingkan tahun 2020 dengan nilai USD 749.

“Penguatan kerja sama di bidang investasi juga sangat diharapkan, terutama pada sektor infrastruktur, konektivitas, energi terbarukan, dan industri farmasi/kesehatan,” sebut Puan.