Penjabat Ketua TP-PKK Panen Sayur Hidroponik di Siwang

Kepala Dinas Pertanian Kota Ambon, Deny Nendissa mewakili Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena bersama Penjabat Ketua TP-PKK, Lisa Wattimena melakukan panen tanaman sayur organik, di Dusun Siwang, Negeri Urimessing, Jumat (9/9/2022). Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Kepala Dinas Pertanian Kota Ambon, Deny Nendissa mewakili Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena bersama Penjabat Ketua TP-PKK, Lisa Wattimena melakukan panen tanaman sayur organik, di Dusun Siwang, Negeri Urimessing, Jumat (9/9/2022).

416
Mana Calon Gubernur Papua Barat Daya Pilihan Anda yang Layak?

Pemilihan Umum Gubernur Papua Barat Daya 2024 (selanjutnya disebut Pilgub Papua Barat Daya 2024), untuk memilih calon yang digadang-gadang menuju Kursi Gubernur Papua Barat Daya periode 2024-2029 yang layak bagi Anda.  Dan kami teropongnews.com sebagai media independen meminta Anda untuk klik siapa calon Anda kemudian klik Vote pada bagian paling bawah ini.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan pemberdayaan ekonomi kelompok perempuan melalui budidaya sayuran sehat dan segar, yang dilakukan oleh Tim Fakultas Pertanian Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, sebagai bentuk pengabdian masyarakat, dengan sasaran Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Horeb Dusun Siwang.

Nendissa dalam sambutannya mengaku, Dusun Siwang, Negeri Urimessing merupakan lokasi yang baik untuk daerah pertanian, khususnya tanaman holtikultura.

“Saya berharap kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bisa meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengembangkan budidaya tanaman sayuran dengan sistem hidroponik, sehingga menghasilkan sayuran yang sehat serta meningkatkan perekonomian dan kebutuhan sehari-hari,” harap dia.

Dinas Pertanian Kota Ambon dan Unpatti serta masyarakat, ingatnya, dapat bersinergi untuk melakukan terobosan dan inovasi, melalui budidaya tanaman hidroponik demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Perwakilan Fakultas Pertanian Unpatti Ambon, Audrey Leatemia pada kesempatan itu menjelaskan, pengabdian masyarakat dilakukan dalam bentuk pembangunan rumah plastik, serta pembuatan dan perakitan empat unit instalasi hidroponik rakit apung, yang masing-masing unitnya terdiri dai 200 lubang tanam.

“Jadi total ada 800 lobang tanam dengan empat jenis tanaman yakni, selada, samhong, sawi sendok dan sawi putih, dengan prospek penjualan cukup baik kedepan, karena sudah banyak yang memesan,” ungkap dia.

Dikatakan, menanam sayuran dengan teknik hidroponik dikenal sebagai pertanian milenial yang dapat dilakukan oleh siapa saja, termasuk oleh perempuan.

Lebih lanjut dia menambahkan, tanaman hidroponik juga lebih sehat, karena sama sekali tidak menggunakan pestisida.

Leatemia menjelaskan, pemberdayaan ekonomi memang menyasar kaum perempuan, karena merupakan tulang punggung keluarga, masyarakat dan bangsa.

“Kalau perempuan maju tentu negara dan bangsa ini akan maju, karena perempuan mampu melakukan semua,” tutup dia.

Sementara itu, Penjabat Ketua TP-PKK, Lisa Watimena mengaku, pemberdayaan kaum perempuan juga menjadi program kerja PKK melalui Dasa Wisma.