Menteri PANRB Ajak Kepala Daerah di Sumatera Barat Sukseskan Reformasi Birokrasi Tematik

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Abdullah Azwar Anas saat acara Pengarahan Kepada OPD se-Provinsi Sumatera Barat di Istana Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Kota Padang, Senin (26/9/2022). Foto: istimewa.

TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Reformasi birokrasi (RB) tematik merupakan salah satu strategi yang dilakukan untuk mempercepat dampak dan hasil capaian reformasi birokrasi. RB tematik berfokus dalam penyelesaian berbagai permasalahan tata kelola yang terkait dengan program prioritas pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

443
Mana Calon Gubernur Papua Barat Daya Pilihan Anda yang Layak?

Pemilihan Umum Gubernur Papua Barat Daya 2024 (selanjutnya disebut Pilgub Papua Barat Daya 2024), untuk memilih calon yang digadang-gadang menuju Kursi Gubernur Papua Barat Daya periode 2024-2029 yang layak bagi Anda.  Dan kami teropongnews.com sebagai media independen meminta Anda untuk klik siapa calon Anda kemudian klik Vote pada bagian paling bawah ini.

Untuk itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengajak para kepala daerah termasuk aparatur sipil negara (ASN) di Sumatera Barat bergandengan tangan dalam menyukseskan fokus program reformasi birokrasi tematik.

“RB tematik inilah yang menjadi fokus dan sekarang sedang mulai kami sosialisasikan di Provinsi Sumatra Barat,” kata Azwar Anas dalam acara Pengarahan Kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Provinsi Sumatra Barat di Istana Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Kota Padang, Senin (26/9/2022).

“Kenapa perlu reformasi birokrasi tematik? Agar fokus terukur. Arahan Presiden Jokowi, reformasi birokrasi bukan sekadar tumpukan kertas, tapi harus berdampak dan dirasakan masyarakat. Maka reformasi birokrasi tematik kita dorong bersama,” imbuh Anas.

Diuraikan olehnya, terdapat tiga fokus dalam reformasi birokrasi tematik. Pertama, reformasi birokrasi untuk pengentasan kemiskinan. Sesuai dengan arahan Presiden Jokowi, lanjut dia, seluruh elemen pemerintah diminta untuk segera berkolaborasi untuk menyelesaikan permasalahan kemiskinan dengan berbagai dimensinya.

Mantan Kepala LKPP ini mengungkapkan bahwa Kementerian PANRB telah sepakat untuk memutuskan nilai perolehan RB instansi pemerintah salah satunya akan bergantung pada program RB pengentasan kemiskinan. Ia menyebut, nilai indeks RB yang tinggi akan diberikan bagi instansi pemerintah yang memiliki program RB pengentasan kemiskinan yang bagus pula.

“Ini yang saya terjemahkan dari arahan Bapak Presiden. Bagaimana kemudian antar-OPD menerapkan pohon kinerjanya, siapa melakukan apa untuk pengentasan kemiskinan, menjadi penting,” jelas dia.

Dirinya menjelaskan, fokus kedua adalah RB Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif. Dalam berbagai kesempatan, Presiden Jokowi selalu menyampaikan bahwa investasi adalah jangkar pemulihan ekonomi Indonesia. Perizinan yang mudah dan cepat merupakan salah satu bentuk pelayanan yang dapat diberikan pemerintah Indonesia kepada para investor.

“Investasi yang meningkat akan berimplikasi pada meningkatnya lapangan kerja, meningkatnya daya beli masyarakat, meningkatnya konsumsi masyarakat dan pada akhirnya akan memberikan dampak yang positif pada pertumbuhan ekonomi nasional,” tuturnya.

Kemudian, kata dia, fokus RB tematik yang ketiga yaitu Administrasi Pemerintahan. Anas mengatakan, Presiden Jokowi kerap kali berpesan agar pemerintah harus bersiap menghadapi disrupsi teknologi dan iklim digital yang dicirikan dalam era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity).

Kesuksesan RB tematik tentu tidak lepas dari peran ASN sebagai motor penggerak birokrasi pemerintahan. Karenanya, kepala daerah baik gubernur, bupati dan wali kota di Sumatra Barat harus menghayati dan mengajak ASN dalam menyongsong birokrasi Indonesia yang berkelas dunia.

“ASN ini sebenarnya sedikit-banyak tergantung leader-nya. Kalau leader-nya menghayati, ajak mereka semua. ASN ini akan menjadi kekuatan yang dahsyat untuk kemajuan bangsa jika kita kembangkan dengan baik,” tandasnya.