Generasi Muda Suku Moi : Pengusulan Penjabat Walikota Sorong Dinilai Syarat Kepentingan

Tokoh Intelektual Muda Suku Moi, Marthen Mili, S.Sos, M.AP. foto Hizkia/TN

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Pengusulan nama-nama Penjabat Walikota Sorong masa bakti 2022 – 2024 yang diusulkan DPRD Kota Sorong menjadi perbincangan hangat belakangan ini, termasuk di generasi muda suku Moi Sorong.

443
Mana Calon Gubernur Papua Barat Daya Pilihan Anda yang Layak?

Pemilihan Umum Gubernur Papua Barat Daya 2024 (selanjutnya disebut Pilgub Papua Barat Daya 2024), untuk memilih calon yang digadang-gadang menuju Kursi Gubernur Papua Barat Daya periode 2024-2029 yang layak bagi Anda.  Dan kami teropongnews.com sebagai media independen meminta Anda untuk klik siapa calon Anda kemudian klik Vote pada bagian paling bawah ini.

Marthen Mili, S.Sos,. M.AP salah satu tokoh intelektual muda asal suku moi mewakili generasi muda moi kota Sorong ikut bersuara. Ia bahkan mengapresiasi kemepimpinan Lambert Jitmat yang mana selama lima tahun terakhir memimpin kota ini.

“Kami mengapresiasi walikota Sorong selama lima tahun menjabat untuk pemerintah,” ujarnya singkat.

Menurutnya, publik kota Sorong telah mengetahui nama-nama yang diusulkan oleh lembaga legislatif dalam hal ini DPRD Kota Sorong.

“Terkait penjabat walikota yang akan di tempatkan di wilayah pemerintahan kota sorong, kami melihat beberapa nama yang telah bermunculan, kami lebih menekankan kepada netralisasi sehingga nama-nama yang diusulkan terjadi dialog di lingkungan masyarakat bahwa nama-nama ini merupakan titipan untuk kepentingan pemerintahan menuju 2024,” beber Putra Moi ini.

“Sehingga kami merasa bahwa hal ini perlu disampaikan kepada pejabat gubernur agar segera menyikapi nama-nama yang telah diusulkan demi menjaga kamtibmas di wilayah kota sorong, sehingga kami mendesak penjabat gubernur untuk menggunakan kewenangannya untuk selanjutnya menyampaikan kepada mendagri sehingga siapa yang nanti ditempatkan sebagai penjabat wlikota akan membawa pemerintahan menuju 2024 adalah orang yang benar-benar netral,” lanjutnya.

Mewakili generasi muda moi, Marthen Mili mengatakan bahwa penjabat Walikota Sorong adalah orang yang mampu mengakomodir semua warga masyarakat yang ada di kota sorong, sebab kota sorong menurutnya kota dengan penduduk nusantara terbanyak di Papua Barat.

“Kenapa..? karena wilayah kota ini, wilayah majemuk sehingga kami butuh orang yang nantinya ditempatkan menjadi penjabat walikota adalah orang yang mampu mengakomodir masyarakat nusantara yang ada di kota sorong sehingga menuju pemerintahan 2024 tidak ada polemik-polemik atau gesekan-gesekan yang menimbulkan ketidaknyamanan dalam pemerintahan di wilayah kota sorong”. Ujarnya.

Untuk mengamankan situasi di kota sorong menjelang pilkada serentak 2024 mendatang, Penjabat Gubernur Provinsi Papua Barat diminta menggunakan kewenanganya sehingga penjabat yang nantinya menggantikan Lambert Jitmau adalah orang yang bisa menjaga situasi yang aman dan tentram.

“Kami sangat mengharapkan penjabat gubernur untuk segera mengambil langkah-langkah untuk bagaimana mengamankan situasional, kamtibmas yang ada wilayah kota sorong menuju pilkada serentak. Sekali lagi, Kami sangat berharap, penjabat gubernur menggunakan kewenangannya untuk melihat hal ini sehingga pemerintahan menuju 2024 berjalan dengan baik demi masyarakat kota sorong,” harap Marthen Mili.