Berita

Bupati Bursel Minta Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrim

×

Bupati Bursel Minta Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrim

Sebarkan artikel ini
Bupati Buru Selatan (Bursel), Safitri Malik. Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Bupati Buru Selatan (Bursel), Safitri Malik meminta masyarakat di kabupaten setempat, untuk mewaspadai cuaca ekstrim yang terjadi akhir-akhir ini.

BMKG Stasiun Ambon sendiri telah mengeluarkan peringatan dini, Minggu (3/7/2022), terkait dengan kondisi cuaca saat ini. Hujan dengan intensitas ringan, sedang maupun lebat akan terus terjadi. Bahkan, tinggi gelombang laut akan mencapai 4 meter di perairan Maluku.

Hal tersebut juga berdampak pada kondisi cuaca yang buruk di Kabupaten Bursel, di beberapa hari belakangan ini. Akibatnya, banjir menggenangi rumah warga di Kecamatan Waesama. Bukan saja itu, akses jalan menuju kecamatan tersebut terputus.

4411
Mana Calon Gubernur Papua Barat Daya Pilihan Anda yang Layak?

 www.teropongnews.com sebagai media independen meminta Anda untuk klik siapa calon yang digadang-gadang oleh Anda untuk dipilih dan layak jadi calon Gubernur Papua Barat Daya Periode 2024-2029,  kemudian klik Vote pada bagian paling bawah ini.

“Menyikapi banjir yang terjadi di Waesama, saya sudah menginstruksikan BPBD, Dinkes dan Dinas PUPR untuk langsung meninjau ke lokasi banjir itu. Ini dimaksudkan, untuk mengidentifikasi dampak akibat banjir tersebut,” kata Safitri Malik, saat dihubungi dari Ambon, Senin (4/7/2022).

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bursel juga telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat, khususnya yang bermukim di bantaran sungai maupun di lereng gunung dan perbukitan, untuk tetap siaga mengantisipasi bencana alam banjir dan tanah longsor.

“Saya juga mengimbau kepada para nelayan, agar untuk sementara waktu tidak melaut, karena gelombang tinggi dan angin kencang, yang menerpa perairan Maluku termasuk di Bursel,” ujar dia mengingatkan.

Safitri Malik juga meminta pihak kecamatan, kelurahan hingga desa dan dusun, untuk membantu melakukan pemantauan terhadap kemungkinan bencana. “Koordinasi bersama dengan BPBD juga harus intens dilakukan,” tandas dia.