BeritaParlementaria Raja AmpatViral

Wisatawan Masuk Piaynemo Ada Aturan, Naik ke Puncak juga Pakai Aturan

×

Wisatawan Masuk Piaynemo Ada Aturan, Naik ke Puncak juga Pakai Aturan

Sebarkan artikel ini
Tampak dari udara, dua kelompok wisatawan yang berada di balkon top view puncak Piaynemo Raja Ampat, sebuah aksi yang tidak terpuji. Foto sumber Facebook.

TEROPONGNEWS.COM, RAJA AMPAT- Sebuah foto beredar di media sosial (Medsos) memperlihatkan segerombolan orang mengenakan kaus warna merah tampak berada di atas puncak sebuah bukit.

1548
Mana Calon Gubernur Papua Barat Daya Pilihan Anda yang Layak?

 www.teropongnews.com sebagai media independen meminta Anda untuk klik siapa calon yang digadang-gadang oleh Anda untuk dipilih dan layak jadi calon Gubernur Papua Barat Daya Periode 2024-2029,  kemudian klik Vote pada bagian paling bawah ini.

Setelah diteliti, ternyata foto yang diambil dari udara tersebut, adalah puncak Piaynemo, salah satu spot wisata unggulan di Raja Ampat.

Puncak Piaynemo adalah spot wisata alam yang menjadi Primadona di Raja Ampat.

Tampak dari kedua sisi Balkon bagian atas dan bawa dipadati oleh rombongan wisatawan lokal berkaus merah.

Aksi yang dilakukan rombongan wisatawan itu, sangat tidak terpuji. Pasalnya lokasi spot wisata puncak Piaynemo ada aturannya.

Salah satunya adalah, pabila wisatawan yang ingin naik ke puncak (Top View) Piaynemo, harus bergiliran atau memperhatikan batas maksimal.

Aturan tersebut telah dibuat dan dicetak serta sudah ditempel pada setiap akses naik ke Top View puncak Piaynemo.

Hal itu diatur agar Balkon pada puncak Piaynemo tidk rusak, sekaligus menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Foto dengan dua kelompok orang berpakaian warna merah, tampak dari udara yang beredar di Facebook itu, mendapat kecaman dari netizen.

Ada batas maksimal pengunjung di puncak, dan disitu sudah tertulis jelas di papan informasi. Trabisa baca kaaaa…???
Di sana tidak semua orang langsung naik, apalagi ratusan orang seperti ikan Puri udik jaring. Diatur bergilir naik ke puncak untuk foto sesuai daya tampung.
Fasilitas memang pemerintah yang bangun, tapi diatur agar tidak cepat rusak…coba banyak begitu di puncak baru balkon roboh mau kasih salah siapa. Makanya pakai Guide/Pemandu yang berlisensi biar dia atur sesuai aturan,” tulis akun Eb Penjelajah Papua.

Mama yooo ini sapa pu group nih??? Kitong yg bawa tamu sampe 80 orang juga Tra sampe naik full begitu,” tulis netizen.

Cari tahu..Guide dan travel mana yg bawa Dorang. Biar kasih Sanksi tegas…..,” tulis netizen.

Travel ini, memang harus di kasih pelajaran….,” tulis netizen.

Bahaya ….. seandainya itu roboh ibarat bunuh diri masal,” tulis netizen.

Sampai berita ini ditayang, belum diketahui dari mana asal rombongan wisatawan berkaus merah tersebut.

Dan pula belum diketahui tour travel siapakah yang mengantar dan memandu rombongan wisatawan berkaus merah itu.

Hal ini harus menjadi perhatian pemerintah kabupaten Raja Ampat, dalam hal ini Dinas Pariwisata, agar hal-hal seperti itu tidak terulang kembali.