Masa Reses I, Abdullah Gazam Berikan Bantuan Kepada Korban Bencana Alam di Klademak Pantai

Abdullah Gazam saat menyerahkan bantuan kepada para korban bencana alam di Klademak pantai. (Foto:Ist/TN)

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Masa reses pertama tahun 2022 semua anggota DPR Papua Barat sedang turun ke daerah pemilihannya (Dapil) masing-masing, dalam rangka untuk menjaring aspirasi masyarakat.

Tak terkecuali Abdullah Gazam, ketua komisi I DPR Papua Barat yang dalam masa reses kali ini lebih memilih mengunjungi para korban bencana alam di Klademak pantai, guna menyerahkan bantuan sesuai yang di butuhkan oleh masyarakat terdampak, Senin (28/2/2022).

Abdullah Gazam mengatakan, di masa reses kali ini ada ada 3 lokasi yang menjadi sasaran kunjugan resesnya, yang pertama di Kelurahan Tanjung Kasuari, Kelurahan Raam dan kelurahan dan klamana.

Abdullah Gazam saat menyapa pengungsi di Klademak Pantai. (Foto:Ist/TN)

“Nah terlepas dari 3 Kelurahan tersebut hari ini saya juga berkunjung ke Klademak pantai, yang mana kita tahu bersama di sana banyak sekali masyarakat kita yang beberapa waktu lalu terkena musibah bencana alam. Olehnya itu, kunjungan saya kali ini untuk memberikan sedikit bantuan kepada mereka untuk meringankan beban yang dihadapi sesuai dengan kebutuhan yang mereka inginkan saat ini,”jelas Gazam kepada teropongnews.com, Senin (28/2/2022).

Di sela-sela kunjungan tersebut, ketua DPW PKB Papua Barat itu juga menjaring aspirasi dari masyarakat sekitar terkait dengan kebutuhan kebutuhan mendasar yang diperlukan.

Abdullah Gazam mengungkapkan, yang paling dibutuhkan oleh masyarakat terdampak korban bencana alam di Klademak pantai saat ini, adalah mereka menginginkan pemerintah segera membantu membangun kembali rumah mereka yang telah roboh akibat cuaca buruk yang terjadi pada Senin 21 Februari 2022 lalu.

Apalagi posko atau pengungsian warga terdampak bencana alam didirikan di atas jalan raya sehingga warga tidak bisa melintas di area tersebut.

“Harapannya jikalau pemerintah merasa berat dengan membangun rumah permanen dan durasi waktunya masih lama, maka sekiranya bisa membantu bahan bangunan saja secepatnya. Biarlah nanti masyarakat di sana yang bekerja secara gotong royong untuk membangun kembali rumah mereka masing-masing, “tutup Abdullah Gazam.