Berita

Sulaeman Hamzah Resmikan Satu Unit IPAL di Merauke

×

Sulaeman Hamzah Resmikan Satu Unit IPAL di Merauke

Sebarkan artikel ini
Penyerahan kunci IPAL dari Anggota Komisi IV DPR RI kepada Pengurus Masjid Al-Mu'minum Wasur 2 Merauke. Foto-Getty/TN

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi NasDem Dapil Papua, H. Sulaeman L. Hamzah meresmikan satu instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di Wasur 2 Merauke. Sekaligus serap aspirasi masyarakat dalam kunjungan kerja reses masa persidangan II tahun sidang 2021-2022.

Bangunan IPAL tepat berada di samping Masjid Al-Mu’minum Wasur dan diperuntukan untuk kebutuhan masyarakat setempat di seputaran masjid. Peresmian ditandai dengan penyerahan kunci dari Anggota DPR RI kepada Ketua Masjid Pak Ryadi.

“Yang kita serahkan hari ini adalah bentuk lain dari Alsintan yakni bantuan yang diturunkan dari kementrian lingkungan hidup,” terang H. Sulaeman, Rabu (29/11).

3776
Mana Calon Gubernur Papua Barat Daya Pilihan Anda yang Layak?

 www.teropongnews.com sebagai media independen meminta Anda untuk klik siapa calon yang digadang-gadang oleh Anda untuk dipilih dan layak jadi calon Gubernur Papua Barat Daya Periode 2024-2029,  kemudian klik Vote pada bagian paling bawah ini.

Ketua Masjid Ryadi sangat memberikan apresiasi kepada legislator Partai NasDem yang telah berjuang mensukseskan aspirasi rakyat, melalui bantuan-bantuan yang diturunkan dati pusat ke daerah.

“Harapan kami ke depan NasDem jalan terus dan lalui setiap hambatan. Masyarakat sangat membutuhkan hasil kerja dari Partai NasDem,” tutur Ryadi.

Anggota Komisi IV DPR RI, H. Sulaeman L. Hamzah saat meresmikan IPAL di Wasur 2 Merauke. Foto-Getty/TN

Kesempatan tersebut Petani Wasur juga menyuarakan harapan mereka akan bantuan ternak sapi, pemenuhan pupuk dan Alsintan di antaranya combain dan jonder yang sangat dibutuhkan petani. Demikian disampaikan Perwakilan Petani Wasur, Sriyono ketua Gapoktan Bangkit.

Menjawab permintaan tersebut, Anggota DPR Papua Fauzun Nihayah, mengatakan bahwa pihaknya tidak janji untuk menurunkan bantuan yang diminta. Pihaknya tergantung pada dinas terkait apakah mau menandatangani atau tidak, sehingga program tersebut tidak dialihkan ke kabupaten lain.

“Kita berupaya dengan harapan bisa ditandatangani kalau tidak bisa kami tidak bisa apa-apa,” ungkap Fauzun.

Lanjut kata Fauzun, wakil rakyat tetap perjuangkan kepentingan dan aspirasi masyarakat. Semua program tidak disulap, ada mekanisme, juknis terutama pembagian Alsintan, maka semua kelompok tani harus terdaftar di Dinas Pertanian.

Sedangkan program sosial seperti bantuan untuk masjid dan gereja itu program yang murni keluar dari kantong sendiri.

Lanjut, H. Sulaeman menambahkan, tugasnya di senayan adalah mewakili provinsi melayani semua yang memilih dan yang tidak memilih dan memperjuangkan segala tang dibutuhkan di Papua. Untuk itu butuh kerjasama semua pihak terkait agar setiap bantuan dapat tersalurkan dengan baik.