TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Sebagai upaya mengejar target 70 % warga telah divaksinasi sesuai arahan Presiden RI, BIN Papua Barat gencarkan vaksinasi massal bekerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat.

Kali ini, Rabu (24/11/2021) vaksinasi massal dengan sasaran pelajar dan masyarakat Umum dilaksanakan serentak di 7 Kabupaten/Kota di Papua Barat, yakni Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Raja Ampat, Teluk Bintuni, Sorong, dan Kota Sorong. Untuk di Kabupaten Sorong, vaksinasi digelar di depan Pos Tugu Merah.

Kaposda BIN Sorong, Letkol Laut Eko menyatakan bahwa arahan Presiden RI sudah jelas bahwa target hingga akhir tahun masyarakat yang sudah tervaksinasi mencapai 70 %, sehingga vaksinasi massal yang digelar saat ini sebagai upaya untuk mendekatkan masyarakat memperoleh vaksin tersebut.

“Angka kasus Covid – 19 di Papua Barat, khususnya di Kabupaten Sorong cenderung menurun, namun angka hasil vaksinasi secara nasional Papua Barat masih di rangking 29 dari seluruh wilayah di Indonesia. Sedangkan Kabupaten Sorong di urutan ke 3 se Papua Barat. Gelaran vaksinasi ini agar masyarakat bisa lebih mudah menjangkau vaksin covid-19,” tandasnya kepada wartawan.

Vaksin yang dipakai berbagai jenis yang sebagian besar menggunakan vaksin sinovac dan sinopharm, kemudian astra zeneca dan moderna. Khusus untuk moderna, pendistribusian dari Kementerian Kesehatan langsung diberikan kepada masyarakat di Kabupaten Manokwari.

Sebelumnya, Kadis Kesehatan Papua Barat, Otto Parorongan sudah menyatakan bahwa vaksin yang diberikan kepada masyarakat sudah dipastikan keamanannya.

“Masyarakat tak perlu khawatir terhadap keamanan vaksin karena ini sudah melalui uji klinis,”ujarnya dikutip dari papua.inews.id.

Senada hal tersebut, Warga Kampung Warsambin, Jonas yang mengikuti vaksinasi massal oleh BIN di SMPN 12 Jln Trans Waisai Warsambin Distrik Teluk Mayalibit memastikan bahwa vaksinasi yang diberikan pemerintah aman. Bahkan, beliau juga mengajak para pelajar dan masyarakat untuk tidak takut dengan vaksinasi yang digelar oleh pemerintah.

“Sa bilang begini, jang kamu takut, vaksin itu tidak apa-apa, pemerintah mati di muka dulu masyarakat mati di belakang. Tapi kenyataannya pemerintah tidak mati, baru sediakan vaksinasi tong dapet sembako lagi,” ujarnya setelah menerima bingkisan sembako.

Berita lain untuk anda