Foto Bersama, Dirjen Otda bersama anggota DPRD Kabupaten Maybrat dan tim pemekaran Maybrat Sau

TEROPONGNEWS.COM,MAYBRAT – DPRD Kabupaten Maybrat,Tim Pemekaran Maybrat Sau dan Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen Otda) Kementerian Dalam Negeri di bidang penyelenggaraan otonomi daerah Drs. Akmal Malik gelar rapat bersama, rapat tersebut di Swiss bel Hotel kota Sorong,Sabtu (27/11/2021).

<

Dalam pertemuan itu ketua DPRD kabupaten Maybrat Ferdinando Solossa,SE melalui telepon selulernya menjelaskan bahwa pertemuan antara ketua dan anggota DPRD kabupaten Maybrat, tim pemekaran DOB Maybrat Sau dan Dirjen Otda menggelar rapat bersama untuk menyampaikan harapan Masyarakat Maybrat dan semua pemangku kepentingan tentang janji pemerintah pusat melalui konsensus bersama mengakhiri konflik ibu kota Maybrat yang telah disepakati bersama tim. Rekonsiliasi masalah ibu kota sudah diakhiri dan kembalikan ke Kumurkek dengan terbitnya peraturan pemerintah (PP) Nomor 41 tahun 2018 tentang ibu kota Maybrat.

“Mengatasi Konflik ibukota maka harus di hadirkan DOB Maybrat Sau sebagai solusi untuk perdamaian masyarakat Maybrat, masalah DOB Maybrat Sau merupakan atensi bersama dan hal itu menjadi konsensus pemerintah pusat namun menunggu proses yang diatur oleh pemerintah melalui undang-undang otonomi khusus (Otsus) Papua dan peraturan pemerintah Nomor 106 dan 107 tahun 2021 tentang kewenangan dan gredesain daerah otonom baru.

Menurut Nando Solossa, DOB Maybrat Sau itu merupakan skala prioritas karena itu merupakan konsensus Nasional sehingga diharapkan kita tetap bersabar dan mendukung langkah-langkah yang ada seperti memperkuat Infrastruktur yang ada, dukungan anggaran untuk proses perjuangan pemekaran dalam finalisasi nantinya dan juga dukungan anggaran untuk pelaksanaan pemerintahan nanti dari Pemda Maybrat kepada Maybrat Sau selain itu juga, penyerahan P3D dari Pemda Kabupaten Maybrat kepada Maybrat Sau agar segera dilakukan.

Ditambahkan Nando Solossa, Hal yang menjadi Atensi sekarang adalah pembentukan DOB itu mulai dari Provinsi dulu baru kabupaten/Kota,dan untuk DOB Maybrat Sau demi mengatasi Konflik maka akan dilakukan secara paralel dengan provinsi,” tutup Nando Solossa.

Berita lain untuk anda