Ketua Dewan Adat Papua Terpilih saat menyalami para peserta Kongren Besar Masyarakat Adat Papua (KBMAP) IV yang berlangsung sejak tanggal 25- 30 oktober 2021 di Kaimana, Papua Barat. ( foto: Nesta)

TEROPONGNEWS.COM, KAIMANA – Konfrensi Besar Masyarakat Adat Papua (KBMAP) IV yang berlangsung sejak tanggal 25- 30 oktober 2021 di Kaimana Papua Barat, berhasil menetapkan Mananwir Yan Pieter Yarangga sebagai Ketua Dewan Adat Papua (DAP) Papua periode 2021-2026.


Konfresi Besar Masyarakat Adat Papua (KBMAP ) yang di ikuti oleh keterwakilan dari tujuh wilayah adat di mengusung tema “Selamatkan Manusia, Tanah dan Sumberdaya Alam Papua”, berhasil merancang dan merumuskan sejumlah program kerja Dewan Adat Papua untuk lima tahun mendatang dalam menjaga dan mengawal hak-hak masyarakat Adat nantinya.


Ketua Dewan Adat Papua terpilih Mananwir Yan Piet Yarangga pada acara penutupan KBMAP ke- IV tersebut mengatakan konfresin ke empat Dewan Adat Papua merupakan sebuah catatan panjang perjalanan dan sorotan dan keluhan masyarakat adat Papua dalam memproteksi hak-hak mereka sebagai pewaris utama negeri dengan kekayaan alam yang tidak terbatas.

“Makna tema besar dalam KBMAP , ada kondisi yang kurang baik yang membuat orang Papua mengalami degradasi mental dan degradasi iman terhadap orang Papua yang cukup lama , kondisi tersebut membuat orang papua tidak memiliki kekuatan atau jaminan apapun untuk menjawab masalah menyelamatkan Manusia, Tanah dan Sumberdaya Alam Papua,” tegasnya pada acara penutupan Konfrensi Besar Masyarakat Adat Papua Ke-Empat di Kaimana Papua Barat Jumat, 29 oktober 2021.


Sementara itu wakil gubernur Papua Barat, Muhammad Lakatoni dalam pesannya mengajak seluruh masyarakat adat Papua dalam upaya membangun tanah Papua , membutuhkan partisipasi dari seluruh masyarakat adat. Salah satu Konponen yang paling efektif adalah kelembagaan adat.

“keberadaan Dewan Adat Papua yang telah ada sejak 2002 begitu banyak telah memberikan Kontribusi dalam upaya memperjuangkan hak-hak masyarakat adat di seluruh tanah papua,“ ungkap Wagub.


Dewan adat Papua selain diperlukan perannya sebagai institusi Pemberdayaan Masyarakat Adat , tetapi juga di butuhkan sebagai mediator untuk menjembatani berbagai pihak yang berkepentingan dengan masyarakat adat Papua .

“sebagai pemerintah daerah kami mengharapkan dewan Adat Papua dan Dewan Adat di seluruh Tanah Papua tetap konsisten menjalankan mandat yang telah ditetapkan di Konfresin Pertama dan Konfresi Masyarakat Adat Papua yang ke-empat ini, “ ujarnya.


Bupati Kaimana Fredi Tie selaku tuan Rumah Konfrensi Besar Masyarakat Adat Papua (KBMAP) ke empat menyampaikan apresiasinya mewakili masyarakat adat dan 8 suku yang ada di Kaimana atas suksesnya KBMAP di Kaimana. Penghargaan juga diberikan kepada duta-duta adat dari 7 wilayah adat yang hadir sehingga kegiatan konfrensi tersebut berjalan dengan sukses ,aman dan lancar.

“dari lubuk hati yang paling dalam kami memohon maf apabila ada hal-hal yang tidak berkenan selama pelaksanaan, “ tuturnya.


Fredi juga mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali Mananwir Yan Pieter Yarangga sebagai ketua Dewan Adat Papua Periode 2021-2026.


Acara pentupan Konfrensi Besar Masyarakat adat Papua ke-IV (Empat ) tersebut Juga dimeriahkan dengan penampilan sejumlah artis Lokal Tanah Papua , seperti The Legend yang terdiri atas personil Mechu Imbiri, Shandy Betay dan Roby Sawaki serta suara emas Cenderawasih Papua Agnes Awoitau dengan dua lagu nuansa Papua yang menggetarkan penonton.

Berita lain untuk anda