Hadir Peletakan Batu Gereja, Romanus Mbaraka Sumbang Bahan Bangunan

Bupati Merauke Romanus Mbaraka saat meletakan batu pertama pembangunan gedung Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Jemaat Ekklesia Kuda Mati Merauke. Foto-Getty/TN

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Bupati Merauke Romanus Mbaraka, MT menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Jemaat Ekklesia Kuda Mati, sekaligus menyerahkan bantuan bahan bangunan.

Pembangunan gedung ini menjadi satu pergumulan panjang SD Advent yang sudah berdiri sejak 10 tahun yang lalu, namun belum memiliki kapel atau tempat ibadat. Terutama di SD Advent, lantaran kebanyakan anak-anak asli Papua yang berasal seputaran Kuda Mati.

“Ketika bangunan ini bisa berdiri, anak-anak kami memiliki tempat untuk beribadah,” ujar Ketua Klasis Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Merauke Pdt. Wagimin, MA, Min dalam laporannya, Minggu (31/10).

Ia menyebut, daerah Kuda Mati dikenal sebagai daerah yang cukup rawan, namun kehadiran sekolah Advent cukup menetralisir situasi, meskipun gangguan kamtibmas masih terjadi. Namun pihaknya percaya bahwa spiritual rohani, hadir untuk menjawab tantangan sekitar.

“Jadi pembentukan karakter spiritual itu kami mulai di tempat ini. Kami tetap yakin bahwa hal rohani mampu membentuk karakter spiritual building,” ucapnya.

Sekaligus disampaikan terimakasih kepada semua pihak yang ikut berperan untuk memulai bangunan tersebut. Terlebih dengan sukarela menyerahkan tanah, dan bahan bangunan untuk dimulainya proses membangun.

“Harapan kami, Pemkab dapat membantu agar proses pembangunan ini bisa berjalan dengan baik sampai tuntas, guna melengkapi kebutuhan anak-anak untuk beribadat,” sambung Pdt. Wagimin.

Bupati Romanus dalam kesempatan tersebut menyambut baik serta mengutarakan kesiapannya sebagai pimpinan daerah untuk mendukung proses pembangunan gedung gereja itu.

Pertama, bantuan diberikan dari kantong pribadi, yakni semen 50 sak dan pasir 10 rit. Romanus menjanjikan akan menyusul bantuan pemerintah yang bersumber dari APBD sebagai bentuk dukungan dalam pembentukan karakter building mulai dari usia dini.

“Iman dan etika anak harus diteguhkan supaya dalam tumbuhkembang anak nantinya mampu bersaing sering perkembangan jaman dan teknologi.
Saya ucapkan terimakasih karena sudah mulai, saya pasti akan perhatikan,” tutup Romanus.

<