Bupati Maybrat, Dr. Bernard Sagrim, MM saat tatap muka dengan masyarakat Kisor dan Susumuk Raya yang mengunsi ke distrik Aitinyo

TEROPONGNEWS.COM, MAYBRAT – Pasca insiden penyerangan Pos Koramil Kisor, distrik Aifat Selatan Bupati Maybrat, Bernard Sagrim melakukan peninjauan ke distrik Aitinyo untuk memastikan keberadaan masyarakat dari Kisor dan Susumuk Raya yang telah mengungsi.

Bupati Maybrat menghimbau kepada seluruh masyarakat Aifat Raya khususnya Susumuk Raya agar segera kembali ke kampung halamannya masing-masing dan melaksanakan aktivitas seperti biasanya dan jaminan keamanan terhadap masyarakat sangat diprioritaskan.

Sebelum memberikan arahan, dirinya bersama masyarakat mengikuti ibadah di gedung gereja GKI Aitinyo agar masyarakat selalu diberkati, dilindungi dan terhindar dari persoalan yang terjadi saat ini.

“Saya datang untuk memastikan masyarakat dari Kisor dan Susumuk Raya yang datang tinggal di keluarga mereka di Aitinyo. Dan saya minta agar segera kembali ke kampung mereka. Kalau takut dan panik dengan kejadian itu ya wajarlah karena namanya manusia, melihat kejadian seperti itu pasti mereka takut dan mencari perlindungan. Tapi saya ajak mereka agar jangan takut,” ungkap Bernard Sagrim, Minggu (5/9/2021)

Kehadiran Bupati Maybarat ini membuat masyarakat menjadi lega karena sangat panik dengan kejadian tersebut. Oleh karena itu Bernard Sagrim menghimbau kepada masyarakat agar hal serupa tidak terulang lagi dan hindari pengaruh-pengaruh yang merusak pribadi maupun NKRI.

“Saya sudah tegaskan kepada masyarakat yang berada di Aitinyo bahkan seluruh masyarakat Maybrat agar tidak terintimidasi sehingga hal serupa terulang lagi. Karena sangat mempengaruhi kehidupan pribadi dan keluarga. Dan selain sebagai bupati, saya sebagai orang tua mereka meminta dengan mohon agar hentikan perbuatan ini,” tegasnya.

Dirinya berjanji , jika masyarakat Kisor dan Susumuk Raya kembali ke kampung masing-masing, maka akan terus mendatangi warga guna memastikan keamanan sehingga aktivitas masyarakat terlaksana dengan baik.

“Kalau mereka sudah pulang ke kampung halaman, saya akan datang dan tidur bersama mereka untuk memastikan keamanan. Karena saya sebagai kepala daerah maka harus mengawasi dan memastikan keberadaan mereka. Karena mereka lari kampung bukan karena merasa bersalah tapi karena untuk menyelamatkan diri,” tuturnya.

Berita lain untuk anda