Beberapa peserta menunjukkan reaksi saat diruqyah. (Foto:Mega/TN)

TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Tim Al-Hijrah Ruqyah Centre Sorong yang diketuai oleh Ustad Roqib Marikar Saud menggelar Ruqyah massal di Masjid Haqqul Yakin, jalan perikanan, Kota Sorong, Minggu (4/7/2021). Kegiatan ini merupakan rangkaian safari 100 Masjid yang bertujuan untuk mensyiarkan kepada masyarakat terkait pengobatan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an.

Ketua praktikum Al-Hijrah Ruqyah Centre Sorong, Ust. Sumanti Ahmad S. Pd. I menjelaskan, selain mensyiarkan kepada masyarakat terkait pengobatan Qur’an, tim juga ingin menguburkan paradigma atau mindset masyarakat yang selama ini menganggap Ruqyah hanya fokus untuk mengobati orang yang yang terkena gangguan sihir dan kesurupan.

“Lewat kegiatan ini bagaimana kita mensyiarkan program Ruqyah atau pengobatan Al- Qur’an ini kepada masyarakat, agar bagaimana Al-Qur’an itu bisa difungsikan sebagai Syifa’ atau obat, ” ujar Ust. Sumanti.

Salah satu peserta Ruqyah menunjukkan reaksi saat dibacakan lantunan ayat suci Al-Quran. (Foto:Mega/TN)

Dikatakan Ust. Sumanti, makna Ruqyah itu sebenarnya adalah perubahan yang artinya dengan metode pengobatan Al-Qur’an, maka akan memberikan rahmat dan kesembuhan ketika ayat-ayat suci Al-Quran dibacakan.

“Jadi untuk persoalan reaksi ketika seseorang diruqyah belum tentu ada perubahan, perubahan tanpa reaksi itu pun bisa berubah dengan kita membacakan Al-Qur’an. Bahkan, kita disuruh senantiasa mendengarkan baik-baik ketika kita dibacakan Al-Qur’an, karena di dalam tubuh kita itu ketika dibacakan Al-Qur’an pasti ada perubahan. Allah SWT berfirman, apabila dibacakan Al-Qur’an kepada kalian maka dengarkan baik-baik muda-mudahan Allah memberikan rahmat kepada kalian, “terangnya.

Disamping itu, kehadiran tim di tengah masyarakat untuk mensyiarkan pengobatan Al-Qur’an itu dilakukan, karena masih banyak masyarakat yang berkonsultasi ke paranormal atau dukun untuk meminta kesembuhan dan menyelesaikan suatu masalah. Padahal, mendatangi dukun untuk meminta petunjuk dilarang oleh Islam dan masuk dalam perbuatan syirik.

“Padahal pergi ke dukun itu salah satu yang dilarang Islam. Orang yang pergi ke dukun nanti Sholatnya selama 40 hari tidak akan diterima, apalagi kalau kita sudah berniaga dan berijab dengan mereka. Oleh karena itu, Inilah salah satu visi kami yaitu mempersempit jalannya para dukun yang ada di Kota ini, “ungkap Ust. Sumanti.

Tim saat membatu peserta ruqyah yang mengalami reaksi. (Foto:Mega/TN)

Ust. Sumanti menambahkan, melalui Ruqyah Syar’iyyah ini masyarakat bisa memahami terkait persoalan pengobatan Al-Qur’an. Ia juga menekankan, Ruqyah sendiri bukanlah pengobatan alternatif seperti anggapan orang selama ini. Ruqyah adalah membaca ayat Al-quran atau doa-doa dari hadist, dengan niat untuk melindungi dari penyakit. 

“Jangan mengatakan bahwa itu pengobatan alternatif, pengobatan Al-Quran bagi orang-orang beriman adalah pengobatan yang paling utama, lain dari pada itu adalah penunjang. Bukan berarti kita menafikkan dokter dan sebagainya, karena dokter juga masuk dalam pengobatan Al-Qur’an cuma adalah bagiannya, karena mereka kolaborasi antara Ruqyah syar’iyyah dan pengobatan Al-Qur’an dan dengan medis, itu akan menjadi sebuah kedahsyatan di masyarakat dalam menyembuhkan penyakit, “Imbuhnya.

Ust. Sumanti berharap kepada masyarakat ataupun Ormas-ormas Islam lainnya untuk memberikan dukungan, agar masyarakat dapat menerima kehadiran tim yang mengambil metode dakwah melalui Ruqyah.

“Muda-mudahan ada dukungan dari mereka, karena kami mengambil jalan ini sama seperti para Da’i-Da’i yang lainnya. Meskipun dengan memiliki latar belakang yang berbeda, kami tetap akan mengambil metode dakwah dengan melalui Ruqiyah Syar’iyyah ini. Muda-mudahan masyarakat dan Ormas-ormas Islam menerima dan juga memberikan dukungan kepada kami, untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana cara mengfungsikan Al-Quran, “pungkasnya.

Untuk diketahui, tim komunitas Al- Hijrah Ruqyah Centre Sorong diketuai oleh Ustad Roqib Marikar Saud yang dibawa naungan dua pondok besar, yakni
pondok modern Tahfidz Alghuroba yang dipimpin Ust. Aziz Achiriussubhi dan pondok modern tahfidz Nurul jannah Manokwari yang dipimpin oleh Ust.Rofiq Al-habib Saud.

Komunitas ini sudah mempunyai empat cabang, yakni di Biak, Manokwari, Makassar, dan Sorong.

Sejauh ini, kegiatan serupa sudah dilakukan di 27 Masjid yang ada kota Sorong. Kendati masih dalam situasi pandemi COVID-19, tim tetap mematuhi aturan yang dianjurkan oleh pemerintah yakni dengan menerapkan protokol kesehatan.

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pengobatan thibbun nabawi seperti bekam, Alfasdhu, gurah, dan Ruqyah, silahkan datang ke rumah Ruqyah yang beralamat di melati raya KM. 9 atau bisa menghubungi contact Admin : 082399113383.

Berita lain untuk anda