Berita

Satgas Covid-19 Kota Ambon Minta Warga Tak Lagi Gelar Konvoi

×

Satgas Covid-19 Kota Ambon Minta Warga Tak Lagi Gelar Konvoi

Sebarkan artikel ini
Juru bicara (Jubir) Satgas Penanggulangan Covid-19 Kota Ambon, Joy Adriaansz. Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Euforia warga Kota Ambon yang kerap melakukan konvoi kendaraan bermotor, untuk merayakan kemenangan tim kesayangan yang berlaga di turnamen sepakbola Euro 2020 menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, seiring dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

Bahkan, Satgas Penanganan Covid-19 Kota Ambon meminta warga untuk tidak lagi menggelar konvoi, lantaran masih di masa pandemi Covid-19.

Demikian disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Ambon, Joy Adriaansz, Rabu (23/6/2021).

3036
Mana Calon Gubernur Papua Barat Daya Pilihan Anda yang Layak?

 www.teropongnews.com sebagai media independen meminta Anda untuk klik siapa calon yang digadang-gadang oleh Anda untuk dipilih dan layak jadi calon Gubernur Papua Barat Daya Periode 2024-2029,  kemudian klik Vote pada bagian paling bawah ini.

Dengan dilaksanakan PPKM berbasis Mikro, menurut dia, maka satgas Covid-19 tingkat Desa/Negeri dan Kelurahan akan kembali diaktifkan, dan salah satu tugasnya adalah untuk menangani euforia warga yang berpotensi menimbulkan kerumunan tersebut.

“Kita berharap konvoi ini bisa ditangani seiring dengan diaktifkannya tim satgas Covid-19 di tingkat desa/negeri dan kelurahan. Otomatis ini jadi catatan bagi Satgas, untuk mencegah sehingga tidak terjadi kerumunan massa,” tegas Joy.

Dikatakan, warga Kota Ambon saat ini terbuai dengan fanatisme terhadap tim sepakbola piala Euro 2020, sehingga lupa bahwa pandemi Covid-19 masih ada di sekeliling mereka. Untuk itu, dia meminta, agar para fans tim sepakbola peserta Euro 2020 agar menahan diri.

“Siapapun yang hendak melakukan konvoi, dari pendukung tim nasional manapun, kami minta untuk menahan diri, karena pandemi belum berakhir,” ungkapnya.

Dikatakan, konvoi yang dilakukan oleh warga, kerap melibatkan orang banyak tanpa memperhatikan protokol kesehatan, sehingga dikhawatirkan akan menjadi kluster baru penyebaran Covid-19.

“Kalau kita tetap dengan aktivitas konvoi seperti ini, dan apabila ada yang terpapar virus, maka itu sama saja kita menyusahkan diri sendiri,” ujarnya.

Joy berharap, warga Kota Ambon berhati–hati dan dapat menjaga diri masing-masing, terutama menjaga keluarga dan lingkungan untuk tetap berada dalam kondisi sehat, dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan.

“Mari jaga diri, jaga keluarga dan lingkungan kita, jangan sampai kita terpapar Covid-19,” kata Joy mengingatkan.