Persiapan Tim SAR Merauke untuk melakukan pencarian korban. Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Mochammad Ainul Rofi adalah seorang nelayan yang dilaporkan hilang di laut Arafuru, Merauke sekitar 19.30 Wit, Senin (03/05).

Diketahui, korban yang biasa disapa Rofi ini terjatuh saat menurunkan jaring penangkap ikan di laut. Awalnya, rekan-rekan korban menduga korban ikut terseret jaring yang diturunkan ke laut. Namun setelah dilakukan pemeriksaan pada jaringnya, korban tidak ditemukan.

“Keterangan ini berdasarkan laporan dari pemilik kapal Sudirman, ke kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke siang tadi sekira pukul 12.25 Wit,” terang Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke, Supriyanto Ridwan, S.E dalam rilisnya, Selasa (04/05).

Dikatakan, lokasi kejadian berdasarkan laporan berada di koordinat 08⁰39’46.50’’ S – 140⁰05’33.34’’ E atau berjarak sekitar 36 Km ke arah barat daya dari Dermaga Perikanan Merauke.

Usai menerima laporan, dengan cepat sekitar pukul 12.50 WIT satu tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke beranggotakan delapan orang diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan pertolongan di air dan peralatan pendukung operasi SAR lainnya. Lalu Tim akan menaiki Rigid Inflatable boat untuk menuju TKP.

Kepala kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke Supriyanto Ridwan menekankan kepada tim pencarian untuk tetap utamakan safety. Tetap dalam protokol Covid-19 dan jaga kekompakan tim.

“Korban tetap korban, jangan menambah korban lagi. Tetap menjaga protokol kesehatan covid-19 dan menjaga kekompakan tim,” pungkasnya.

Sementara itu, kondiai cuaca di lapangan berdasarkan data prakiraan cuaca Stasiun BMKG Merauke adalah hujan lokal dengan tinggi gelombang antara 1,0 s.d 2,5 meter dan kecepatan angin 10-25 km/jam.

Berita lain untuk anda